31 C
Kudus
Senin, September 21, 2020
Beranda Sejarah Masjid Baitul Mu’minin,...

Masjid Baitul Mu’minin, Masjid Megah dan Indah Berlantai Dua Yang Dibangun Secara Swadaya

SEPUTARKUDUS.COM, UNDAAN LOR – Ruang utama bangunan masjid ini berbentuk limas, dan terdapat sebuah cungkup di bagian atasnya. Sisi serambi masjid terdapat kubah setengah lingkaran berwarna hijau. Tampak sekeliling dinding masjid dipenuhi jendela dan tiang penyangga. Masjid ini bernama Masjid Jami’ Baitul Mu’minin, masjid yang terletak di Desa Undaan Lor gang 24, Kecamatan Undaan, Kudus.

Masjid Baitul Mu'minin di Desa Undaan Lor yang masih menggunakan cungjkup 2017_6_14
Masjid Baitul Mu’minin di Desa Undaan Lor yang masih menggunakan cungjkup. Foto: Sutopo Ahmad

Selepas salat Dzuhur berjamaah, Nadzir Masjid Jami’ Baitul Mu’minin Ahmad Syafi’i (65), sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang masjid tersebut. Dia menjelaskan, masjid yang berdiri di atas tanah sekitar luas 800 meter persegi mengalamai pemugaran selama dua kali. Menurutnya, pembangunan masjid menelan biaya kurang lebih Rp 1 miliar yang diperoleh dari swadaya masyarakat.

“Biaya pembangunan masjid sepenuhnya dilakukan secara gotong royong masyarakat, bahkan 99 persen dari hasil swadaya masyarakat. Pengurus masjid juga tidak pernah minta bantuan kepada pemerintah maupun masyarakat lain desa. Pemugaran masjid pertama kali pada tahun 1985 dan terakhir di tahun 1994,” ujar Syafi’i saat ditemui beberapa waktu lalu.

Warga Desa Undaan Lor gang 24 RT 6 RW 4, Kecamatan Undaan, Kudus, ini mengatakan, pembangunan masjid dimulai pada tahun 1964, hingga samapi sekarang masjid sudah berusia lebih dari 53 tahun. Terkait dengan desain masjid, katanya, dibuat warga setempat. Menurutnya, desain masjid dibuat atas masukan dari beberapa tokoh masyarakat, tidak mengadopsi dari masjid manapun.

“Arsitektur masjid Abdul Wahid, takmir masjid Jami’ Baitul Mu’minin. Bagian ruang utama masjid memang sengaja didesain berbentuk limas agar kelihatan nuansa jawanya. Sedangkan serambi masjid dibangun dengan desain lebih moderen, dengan menambahkan kubah di bagian atas masjid. Sebelum di pugar, masjid hanya dapat menampung sekitar 250 jamaah. Kalau sekarang, masjid sudah dapat menampung kurang lebih 800 jamaah,” ujarnya.

Syafi’i menambahkan, hiasan kaligrafi di atas ruang pengimaman masjid berlatai dua tersebut bertuliskan kalimat seruan beribadah. Sedangkan bagian depan dinding masjid, terdapat dua pigura yang bertulisakan panduan niat i’tikaf. Menurutnya, tanah kosong yang berada di selatan masjid, rencana akan dibangun aula gedung serba guna.

“Awal pembangunan rencana akan dimulai setelah hari raya Idul Fitri. Untuk kegiatan masjid selama bulan Ramadan meliputi buka bersama menjelang maghrib berjumlah 60 orang. Mengaji kitab setelah salat Subuh dan setelah salat Tarawih ada kegiatan berupa pengajian umum. Kalau kegiatan lain biasanya dilakukan dalam rangka peringatan hari besar islam,” tambah Syafi’i yang mengaku menjadi Nadzir Masjid Jami’ Baitul Mu’minin sudah selama 25 tahun, terhitung sejak 1992.

Tinggalkan Balasan

25,941FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,293PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Viral dan Bikin Penasaran, Ini Tempat Jual Odading di Kudus yang Sudah Laris Sejak 90an

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Johar, Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota Kudus, tampak seorang perempuan berjilbab sedang melayani pelanggan. Dia terlihat...

Harganya Cocok untuk Orang Kudus, Kopi Rata Kiri Memang Bikin Betah Saat Nongkrong

BETANEWS.ID, KUDUS - Lampu filamen kuning terlihat berpendar di sekitar Kopi Rata Kiri, di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sore...

Gowes Ngehits, Bengkel Serba Bisa Milik Kaozan Kebanjiran Orderan Bikin Motor Sepeda

BETANEWS.ID, KUDUS - Suasana Jalan Kudus - Purwodadi siang itu tampak ramai. Suara bising kendaraan lewat seolah menutup suara raungan mesin gerinda...

Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, Konsumsi Buah Nasional Meningkat Sejak Pandemi

Penulis: Sumardi Dosen Program Studi Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Pandemi...

Disaingi Bata Ringan, Burngawi Resah Bata Merahnya Susah Laku

BETANEWS.ID, KUDUS – Teriknya matahari seperti tak pernah menyurutkan semangat dua orang di area lahan pembuatan bata merah, Desa Jepang Pakis, Kecamatan...

Dua Pabrik Tahu Ditutup, Pengusaha : ‘Saya Tidak Langsung Stop, Masih Berpatokan Pada Berita Acara’

BETANEWS.ID, KUDUS - Di luar Balai Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sekitar 60 warga terdengar berorasi meminta pabrik tahu di...

Serba Bisa, Bengkel Spesialis Kustom Legendaris di Kudus Sejak 1985

BETANEWS.ID, KUDUS - Dua orang pria terlihat sibuk di bengkel yang berada di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Dua orang...