BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita terlihat mengemas bolen jenang di sebuah rumah di Desa Barongan RT 4 RW 5, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Satu per satu roti itu ia masukkan dalam kemasan kardus berwarna oranye. Wanita itu tak lain adalah Putriku Diaz Ramadhani, Owner Poeti Food.
Usai menyelesaikan pekerjaannya, wanita yang akrab disapa Putri itu bersedia menjelaskan produk yang mulai dibuat sejak 9 Februari 2020 lalu itu.

“Bolen Jenang Kudus merupakan hasil inovasi olahan Jenang Kudus yang dikolaborasi dengan bahan kulit pastry dengan tekstur krispi dan berlapis-lapis dengan isian bahan brownis, jenang, cokelat, keju. Kudapan jadul (jenang) dikolaborasi dengan kudapan kekinian (bolen pastry) tercipta inovasi rasa Bolen Jenang Kudus yang lebih memecah lidah,” kata wanita yang masih berusia 20 tahun tersebut.
Baca juga: Lembut dan Harganya Terjangkau, Donat Enyaknyam Ini Bikin Banyak Pembeli Jatuh Hati
Dengan menggunakan bahan premium, keawetan produk unggulan di Poeti Food itu diklaim bisa bertahan hingga tiga bulan. Dengan tampilan dan rasa yang berbeda dengan bolen pada umumnya, Bolen Jenang Kudus bisa menjadi hidangan spesial bagi penikmatnya.
“Jadi untuk produk unggulan (Bolen Jenang Kudus) ini ada beberapa varian, yakni cokelat, pisang, pandan, dan keju. Untuk harga per boks dengan berat bersih 350 gram Rp20 ribu. Sejauh ini paling banyak dipilih atau diminati varian cokelat,” ungkapnya, Selasa (12/12/2023).
Putri mengatakan, peminat dari produk yang dibuatnya itu dari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Bahkan, Bolen Jenang Kudus itu biasa dipesan sampai luar kota seperti Jakarta, daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sebagainya.
“Karena kami binaan dari dinas, jadi beberapa kali mengikuti event atau pameran di beberapa daerah. Alhamdulillah setiap kali kami mengikuti pameran, produk ini menjadi buruan dan paling cepat habis,” ujar anak bungsu dari dua bersaudara tersebut.
Baca juga: Pisang Nugget Sharmee, Bisnis Jajanan Kekinian yang Omzetnya Capai Rp60 Juta Sebulan
Ia mengaku, setidaknya dalam sehari bisa melayani pesanan minimal 50 boks sampai 150 boks saat ramai. Bahkan, ada sebanyak 20 reseller yang tersebar di beberapa daerah selalu memesan produk unggulannya itu.
Tak hanya produk Bolen Jenang Kudus, kata Putri, selama tiga tahun berjalan hingga saat ini ada sebanyak 50 produk turunan, di antaranya donat kentang, brownies, kue kering, pastry, bolu gulung, nastar, dan pie. Sementara untuk harganya mulai dari Rp2,5 ribu sampai Rp5 ribu per biji.
Editor: Ahmad Muhlisin

