BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus saat ini sedang membangun gorong-gorong dan trotoar di Jalan Sunan Kudus sebelah Barat Jembatan Sungai Gelis. Proyek tersebut menelan anggaran kurang lebih Rp2,6 miliar.
Kepala Dinas PUPR Kudus, Arief Budi Siswanto, mengatakan, pembangunan gorong-gorong tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Rencananya pembangunan gorong-gorong sepanjang Jalan Sunan Kudus sebelah barat Sungai Gelis hingga simpang Jember akan dilakukan dua tahap.
“Tahap pertama ini dilakukan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023 sepanjang 210 meter. Mulai dari Jembatan Sungai Gelis ke Barat hingga toko modern seberang Klenteng,” ujar Arief kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Rabu (6/12/2023).
Baca juga: Hujan Tak Jadi Kendala, Pemkab Kudus Optimis Proyek Infrastruktur Kelar Tepat Waktu
Sementara sisanya hingga Perempatan Jember, kata Arief, pembangunan akan dilanjutkan pada 2024. Sebab, pembangunan gorong-gorong itu diharapkan mampu menanggulangi genangan air yang sering terjadi di Perempatan Jember ketika turun hujan.
“Pembangunan gorong-gorong ini bertujuan untuk mengatasi genangan yang sering terjadi di Perempatan Jember. Oleh karena itu, pekejaannya akan kami tuntaskan di 2024,” jelasnya.
Dia mengatakan, proses pengerjaan menggunakan teknik plug and play (PnP) dengan gorong-gorong Reinforced Concrete Pipe (RCP). Pengerjaan gorong-gorong tersebut dimulai pada 6 November 2023 dan ditarget selesai pada 25 Desember 2023.
“Kami pun optimis pekerjaan gorong-gorong akan selesai sesuai target. Bahkan, akan kita upayakan pada tanggal 15 atau 17 pekerjaan itu sudah clean and clear,” tandasnya.
Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Pemkab Kudus Kebut Puluhan Proyek Infrastruktur Senilai Rp54 Miliar
Lebih lanjut, ungkapnya, selain di Jalan Sunan Kudus, pihaknya juga berencana untuk memecah aliran air saat hujan mengguyur mulai titik Jalan KH Ahmad Dahlan ke arah Timur menuju Sungai Sili.
”Jadi nanti air terbagi ke Timur dan terbuang ke Sungai Sili, untuk di pertigaan Polytron (Jalan KH Ahmad Dahlan) ke timur sekitar 1 kilometer nanti direncanakan akan mulai di bangun di tahun 2024,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

