BETANEWS.ID, KUDUS – Jelang akhir tahun, sebanyak 28 paket pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Kudus terus dikebut. Meski memasuki musim hujan, semua pekerjaan tersebut optimis bisa diselesaikan sesuai target.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Arief Budi Siswanto, hujan bukanlah kendala, apalagi curah hujan tergolong tidak begitu tinggi.
“Hanya di jam-jam tertentu saja curah hujannya tinggi, sehingga tidak jadi kendala pengerjaan proyek infrastruktur di Kudus,” ujar Arief kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Rabu (6/12/2023).
Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Pemkab Kudus Kebut Puluhan Proyek Infrastruktur Senilai Rp54 Miliar
Selain itu, lanjutnya, semua pekerjaan infrastruktur saat ini juga sudah terlaksana, dan hanya tinggal penyelesaiannya saja. Jadi waktu yang tersisa masih sangat cukup untuk menyelesaikan semua pekerjaan infrastruktur.
“Saya optimis, bahkan sangat optimis pekerjaan infrastruktur bisa selesai tepat waktu,” tegas Arif.
Disinggung mengapa pengerjaan infrastruktur ada yang dilakukan malam hari, Arief mengatakan, bahwa hal tersebut sebagai langkah untuk mempercepat kegiatan di lapangan. Meski begitu, ia meyakinkan bahwa pengerjaan malam hari dijamin tak akan mengurangi kualitas.
Baca juga: Pemkab Kudus Kebut Perbaikan Jalan Gunakan DBHCHT Agar Masyarakat Nyaman dan Sejahtera
“Pengerjaan infrastruktur di malam hari juga sebagai langkah mempercepat proses pembangunan di lapangan. Tentunya dengan tanpa mengurangi kualitas kontruksi yang ditentukan,” bebernya.
Sebagai informasi, Jelang akhir tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan 28 paket pekejaan infrastruktur. Tidak tanggung-tanggung, anggaran yang digeleontorkan mencapai Rp54 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Proyek itu meliputi pembangunan jalan, jembatan, hingga gorong-gorong.
Editor: Ahmad Muhlisin

