BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang tampak sedang menunggu pesanan donatnya dibuat oleh Tara (26) di outlet yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Pemilik Outlet Donut Enyaknyam itu terlihat begitu cekatan menyiapkan donat berikut dengan berbagai toping pesanan.
Bersama dengan beberapa karyawannya, mereka terus menerus membuat donat untukmelayani pembeli yang datang silih berganti. Menurut Tara, meski outlet itu baru buka dua bulan lalu, tapi usahanya itu selalu ramai pembeli, karena sudah punya banyak pelanggan saat usahanya masih online.

Di sela-sela melayani pembeli, Tara bersedia berbagi cerita tentang awal mula membuka usaha donat tersebut. Ia mengatakan, dulunya hanya coba-coba untuk membuat resep donat. Setelah belajar selama kurang lebih satu tahun, ia memberanikan diri untuk membuka usaha lewat online.
Baca juga: Penjual Lumpia dan Piscok di Peganjaran Kudus Ini Laris Manis, Sehari Minimal Laku 500 Buah
“Biasanya sehari memproduksi hingga tiga kali pembuatan adonan. Dengan sekali pembuatan 192 donat. Alhamdulillah setiap hari selalu habis. Memang sengaja tidak nyetok jadi, donatnya fresh,” jelasnya saat ditemui, Sabtu, (25/11/2023).
Menurut Tara, donatnya menggunakan tambahan kentang agar lembut dan tidak mudah keras. Donat itu lantas dikreasikan dengan berbagai varian rasamulai dari cokelat, stroberi, taro, kapucino, tiramisu, cheese, matcha, dan vanilla. Selain itu, ia juga menyediakan topping di antaranya matcha, oreo, seres, dan keju.
Donat itu dibandrol mulai harga Rp10 ribu/boks berisi tiga donat, Rp18 ribu isi enam donat, dan Rp33 ribu isi 12 donat.
Baca juga: Outlet Kue Lumpur Khas Sidoarjo di Kudus Ini Laris Manis, Harganya Mulai Rp3 Ribu
“Selain buka di Rendeng setiap hari Minggu biasanya ikut Car Free Day (CFD). Kalau sehari biasanya terjual hingga 300 donat. Kalau pas CFD bisa sampai 1.000 donat,” tutur ibu tiga anak itu.
Bagi yang penasaran, bisa langsung datang ke outlet Donut Enyaknyam yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 20.00. meski sudah buka outlet, tara juga masih menerima pesanan melalui WhatsApp dan Grab.
Editor: Ahmad Muhlisin

