31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Perbaikan Bendung Karet Kalijajar Demak Usai, Air PDAM Masih Payau dan Keruh

BETANEWS.ID, DEMAK – Efek jebolnya Bendung Karet Kalijajar, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, menyebabkan air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tercemar rob. Akibatnya sumber pengairan warga terasa payau dan berwarna keruh.

Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, saat ini Bendung Karet Kalijajar telah rampung dalam masa perbaikan. Akan tetapi, untuk mengeluarkan rob yang mencemari air baku PDAM masih dalam proses pengajuan.

Baca Juga: Elevasi Rendah, Air Bendung Gerak Kalijajar Difokuskan untuk PDAM

-Advertisement-

“Ini kemarin prosesnya dilaporkan air asinnya sedang dibuang. Kalau tidak ada tekanan air bakunya tidak bisa hilang jadi nanti air masih payau,” katanya di usai menghadiri rapat paripurna di ruang rapurna DPRD Demak, Senin (25/9/2023).

Menurutnya yang masih menjadi kendala, lantaran menunggu gelontoran air dari Bendung Glapan Grobogan. Mengingat saat ini, sedang dalam masa perbaikan sehingga menghambat pengairan di kabupaten Demak.

“Kemarin di laporkan dari PDAM untuk Bendung Karet Kalijajar, kemudian dari pemkab sudah bersurat ke BBWS agar lebih menambah penggelontoran air, karena air asinnya ini masih membendung dan belum maksimal. Sehingga kondisi PDAM di Wedung dan Bonang ini belum bisa berjalan, karena air bakunya belum maksimal,” imbuhnya.

Baca Juga: Langganan Kekeringan, Warga Desa Raji Demak Harus Keluarkan Rp30 Ribu Sehari untuk Beli Air

Ketika ditanyai mengenai waktu penggelontoran, pihaknya belum bisa memastikan hal itu. Kendati demikian, pihaknya mengaku terus melakukan koordinasi dengan PDAM untuk memantau perkembangan kondisi air Sungai Kalijajar.

“Belum, nanti kita dorong lewat perekonomian ke PDAM agar lebih aktif mengatasi hal tersebut. Sehingga PDAM di Wedung dan Bonang ini bisa aktif kembali,” paparnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER