BETANEWS.ID, DEMAK – Warga Dukuh Timbulskolo, Desa Timbulskolo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mendapat bantuan rumah apung dari Pemerintah Kabupaten (pemkab) Demak.
Sebelumnya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Dinperkim) telah memberikan bantuan relokasi material rumah senilai Rp50 juta per orang kepada kawasan wilayah terdampak rob.
Baca Juga: Guru PAUD di Demak Honornya Naik dari Rp600 Jadi Rp1,2 Juta per Bulan di 2024
Salah satu penerima bantuan, Mukromin (49) mengaku sudah empat tahun rumahnya ditinggikan karena rob. Akan tetapi, kondisi tersebut lama kelamaan membuat pondasi rumahnya menjadi terkikis.
“Kerusakannya itu tiang-tiangnya pada keropos dimakan kroco lama kelamaan kan akan turun dan mentiung,” katanya, Sabtu (16/9/2023).
Mendapat bantuan material rumah apung, berupa papan kayu, tong blung, asbes, pralon, dan lain-lain. Rencananya rumah apung dibuat dengan ukuran 240×250 meter persegi.
“Untuk sementara ini yang menghuni ada empat orang keluarga,” ujar pria pekerja bangunan itu.
Kasi Perencanaan Desa Timbulskolo, Mukhtar, mengatakan saat ini rumah apung masih dalam tahap uji coba. Kedepannya bantuan tersebut akan dialokasikan sebanyak 14 unit rumah apung.
“Tahun 2023 itu satu sample, nanti tahun 2024 baru diberikan 13 pembangunan rumah apung,” paparnya.
Menurut Mukhtar, adanya bantuan rumah apung membantu maringankan biaya masyarakat yang mayoritas bermatapencaharian sebagai nelayan, melakukan pembagunan tempat tinggal di wilayah rob.
Baca Juga: Banyak Titik Kebocoran, Perbaikan Bendung Karet Kalijajar Molor
Tidak hanya itu, pihaknya akan terus mengupayakan bantuan tersebut didapatkan secara merata oleh masyarakat Timbulskolo.
“Kalau bisa itu semua penduduk Timbulskolo itu mendapatkan bantuan rumah apung. Selain itu, jika masyarakat memiliki tanah lain di luar Timbulskolo meminta bantuan relokasi,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

