BETANEWS.ID, KUDUS – Proses Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus tinggal selangkah lagi. Pasalnya, proses transformasi yang di Kementerian Agama (Kemenag) sudah lolos.
Hal itu diungkap oleh Rektor IAIN Kudus, Prof. Abdurrohman Kasdi saat media gathering di Resto Muntain View Residence (MVR), Jum’at sore (15/9/2023). Dia mengatakan, saat ini transformasi IAIN ke UIN prosesnya berlanjut di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Baca Juga: Dukung Program Bebas Sampah, ACE untuk Indonesia Bersih Hadir di Kudus
“Ibarat orang bertarung, pertarungan itu sudah selesai. Prosesnya tinggal di Kemenpan-RB terkait nilai. Tinggal komunikasi antara Kemenag dan Kemenpan-RB,” ujar Kasdi kepada awak media.
Namun, kata Kasdi, saat ini juga bebarengan dengan momentum menghadapi Pemilu. Menurutnya, hajat negara lima tahun sekali itu bisa saja menghambat proses transformasi IAIN Kudus menjadi UIN, karena konsentrasi para pimpinan terfokus pada Pemilu.
“Tapi, bisa juga mempercepat proses transformasi itu sendiri. Kami sendiri melihat momentum Pemilu bisa jadi daya dorong untuk mempercepat bukan sebaliknya,” bebernya.
Kasdi mengungkap, bahwa IAIN Kudus sudah memenuhi segala aspek untuk bisa bertransformasi menjadi UIN. Dari aspek persyaratan Kemenpan-RB maupun aspek Kemenag. Namun, menurutnya akselerasi di bawah juga perlu adanya sinkronisasi.
“Jadi kami harus sonding ke sana kemari agar proses transformasi IAIN Kudus jadi UIN segera terlaksana. Apalagi pesan Menteri Agama (Menag) untuk tidak boleh lompat pagar. Artinya lompat pagar itu kalau IAIN itu berada di bawah Kemenag maka koordinasinya diutamakan dengan Kemenag dulu,” ungkapnya.
Baca Juga: Hartopo Wacanakan NPHD Olahraga Langsung Ditransfer ke Pengcab Tanpa Melalui KONI
Keputusan IAIN Kudus menjadi UIN, lanjutnya, sekarang ada di Jakarta (Kemenpan-RB). Prosesnya cepat atau lambat ada di sana. Meski begitu, pihaknya selalu mengingatkan Menteri Agama untuk membantu proses transformasi IAIN Kudus menjadi UIN.
“Sebab, IAIN kudus ini menjadi prioritas pertama terkait dengan transformasi. Karena dari aspek jumlah mahasiswa, jumlah fakultas, maupun sarana dan prasarana IAIN Kudus sudah di atas rata-rata untuk ukuran IAIN. Bahkan pendaftar mahasiswa baru di IAIN Kudus itu melampui beberapa UIN,” bebernya.
Editor: Haikal Rosyada

