BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin menyaksikan aksi bintang Argentina, Lionel Messi secara langsung di Stadion Manahan Solo pada laga FIFA Match Day Timnas Indonesia pada Juni 2023. Namun, terkait gelaran pertandingan FIFA Match Day 2023 itu, ia akan menerima segala keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan PSSI.
Gibran mengatakan, ada empat negara yang kabarnya akan bertanding menghadapi Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday 2023, salah satunya adalah Timnas Argentina. Namun, hal tersebut belum dapat dipastikan.
“Ada empat negara. Semua kota pengennya ada match. Tapi saya apa saja mau. Tergantung Pak Menpora dan Ketum PSSI,” ungkap Gibran usai melakukan pertemuan dengan Menpora, Ario Bimo Nandito Ariotedjo di Balai Kota Solo, Senin (8/5/2023).
Baca juga: Menpora Akan Bangun Sekolah Khusus Olahraga di Berbagai Daerah, Salah Satunya Solo
Gibran sendiri mengaku ingin melihat secara langsung permainan bintang asal Argenrina, Lionel Messi. Menurutnya, semua orang juga menginginkan hal yang sama.
“Ya semuanya pengen lihat Messi. Kami cuma punya Messi KW Messidoro,” katanya.
Apalagi dengan melihat kondisi Stadion Manahan Solo saat ini, menurut putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sudah sangat siap. Ditambah lagi beberapa acara tingkat Nasional bahkan Internasional pernah digelar di stadion itu.
“Semua siap, Tapi memang kapasitasnya hanya 20 ribu orang,” katanya.
Lebih lanjut, Gibran menyebut pertandingan FIFA Matchday Timnas Indonesia di Stadion Manahan Solo, Juni 2023 nanti akan mengobati kekecewaan pecinta bola khususnya di Soloraya akibat Piala Dunia U-20 yang batal beberapa waktu lalu.
“Setidaknya kita bisa melihat salah satu dari empat negara itu bertanding di Solo. Kami nunggu arahan. Mungkin dibagi ke tuan rumah-tuan rumah yang kemarin, biar adil,” ujarnya.
Menpora Dito menyebut bahwa pihaknya masih menunggu kesepakatan terkait laga ini.
Baca juga: Menpora Dito Optimis Indonesia Pertahankan Juara Umum di APG Kamboja 2023
“Ini akan diselesaikan dari pihak Kemenpora maupun PSSI terlebih dahulu. Untuk bocorannya jangan dulu lah,” katanya.
Dito juga menyebut, pihaknya ingin pertandingan juga digelar di Stadion Manahan Solo. Sebab, fasilitas dan kondisi stadion satu ini dinilai sangat mumpuni.
“Dari PSSI setuju, Kemenpora juga pasti setuju karena juga sangat baik dan bagus. Dan itu sangat berpotensi buat kita manfaatkan. Jumlah setahu saya sementara ada empat negara rencananya. Tapi nanti belum bisa ditemukan. Kita bagi-bagi mungkin ada di Jakarta dan juga di Solo. Intinya rampungkan dulu,” ujar Dito.
Editor: Ahmad Muhlisin

