BETANEWS.ID, SOLO – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menyerahkan zakat fitrah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H di Masjid Agung Surakarta, Selasa (18/4/2023) malam.
Jodangan, kotak yang berisi beras untuk dibagikan sebelumnya dibawa oleh abdi dalem dari dalam Keraton. Setibanya di Masjid Agung, jodangan kemudian dibuka dan didoakan bersama-sama.
Tak lama setelah itu, Wakil Pangageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, KP Dani menyerahkan zakat fitrah kepada Ketua Takmir Masjid Agung Solo, Muhtarom.
Baca juga: Pemkot Solo Fasilitasi Tempat Salat Id di Ruang Terbuka untuk Muhammadiyah dan NU
Pangageng Parentah Keraton Surakarta, KGPH Dipokusumo menerangkan, pembagian zakat fitrah ini merupakan tradisi Keraton Surakarta menjelang Lebaran.
“Zakat fitrah berupa uang dan beras, kami lakukan sebelum Idul Fitri patokannya zakat fitrah dari Sinuhun (Raja Keraton Solo) untuk masyarakat termasuk abdi dalem,” ujarnya.
Zakat dipasrahkan ke Pengurus Masjid Agung Keraton Solo yang kemudian disampaikan kepada penerima zakat. Adapun zakat berupa beras dan juga sejumlah uang tunai.
“Uang dan beras, untuk masjid, keraton sembako untuk abdi dalem, abdi dalem belum masih nunggu sangat atau waktu,” jelasnya.
Ketua Takmir Masjid Agung Solo, Muhtarom menyebut setiap warga sekitar masjid, yakni di Kampung Kauman yang berhak menerima zakat mendapatkan beras 2,5 kilogram.
”Kita bagikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Kita akan konsentrasikan ke malam Jumat besok kita tata dulu kemudian kita packing semua zakat ini,” kata Muhtarom.
Jika masih ada zakat fitrah yang tersisa kemudian akan diserahkan ke masyarakat lain. Selain beras, warga yang berada di Masjid Agung Solo nampak menerima zakat fitrah berupa dua lembar uang pecahan Rp2.000.
“Pagunya 2,5 kilogram kita lihat dari logistiknya harapannya bisa mencapai lebih,” kata dia.
Editor: Ahmad Muhlisin

