31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Pantura Kudus Fokus di 4 Jembatan

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah pekerja tampak sedang mengerjakan perbaikan jalan yang banyak berlubang di Jalan Kudus-Pati. Terlihat sebelum dilakukan pengaspalan, sebagian pekerja melakukan pengerukan jalan, ada juga yang membawa alat dril untuk menghancurkan aspal, sehingga bisa rata.

Perbaikan jalan itu dikebut untuk segera menambal lubang-lubang jalan yang bisa memicu terjadinya kecelakaan. Pengerjaan jalan ini juga untuk menyiapkan jalur mudik Lebaran tahun ini.

Proses perbaikan jalan rusak di Jalur Pantura Kudus. Foto: Kaerul Umam

Pelaksana PT Adrian Marga Karya, Agung Ari Al Atas (25), mengatakan, perbaikan jalan yang berlubang di Jalan Kudus-Pati itu sudah dimulai sejak 4 Maret 2023. Menurutnya, kerusakan jalan itu disebabkan karena cuaca ekstrem.

-Advertisement-

Baca juga: Dinas PUPR Mulai Lakukan Penambalan Jalan Berlubang di Kudus

“Jadi untuk perbaikan ini ada empat titik yang kesemuanya itu ada di jembatan. Karena memang jalan yang rusak itu berada di jembatan. Pertama Jembatan Kancilan, Jembatan Pladen, Jembatan Gajian, dan Jembatan pangkalan atau Klaling,” beber Agung, Jumat (10/3/2023).

Ia menjelaskan, ada 20 personel yang mengerjakan perbaikan jalan tersebut, dengan pekerjaan pecing, kormiling (pengerukan), dan terakhir pengaspalan. Dari ke empat titik yang dikerjakan itu, masing-masing dengan panjang sekitar 90 meter, lebar 16 meter, dan ketinggian 10 sentimeter.

“Untuk tinggi pengaspalan pertama dengan 6 sentimeter, kemudian ditambah lagi 4 sentimeter. Jadi totalnya ada 10 sentimeter,” ungkap warga Tayu, Pati tersebut.

Baca juga: Warga Diminta Paham, Tak Semua Jalan Rusak di Kudus Tanggung Jawab Pemkab

Dengan pengaspalan yang dilakukan pada 3 Maret 2023 itu, bisa mengerjakan 4 titik yang targetnya selesai sampai 12 Maret 2023. Menurutnya, dengan adanya pengaspalan tersebut, akibatkan perjalanan di jalur tersebut tersendat. Meski begitu, kendaraan masih bisa berjalan pelan-pelan karena pengerjaan dilakukan bertahap.

“Kemarin sempat macet mas, tapi tidak parah. Karena kendaraan masih bisa berjalan pelan-pelan. Kemarin setidaknya itu alami kemacetan dua kilometer,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER