31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Unpad Akui Wanprestasi, Peserta Seleksi Pengisian Perades Minta Tes Ulang

BETANEWS.ID, KUDUS – Tes Computer Assisted Test (CAT) seleksi pengisian perangkat desa (Perades) di Kabupaten Kudus yang diselenggarakan oleh Universitas Padjajaran (Unpad) dinyatakan wanprestasi oleh DPRD Kudus, karena tak sesuai regulasi. Atas dasar tersebut, para peserta yang merasa dirugikan pun meminta untuk dilakukan tes ulang.

Salah satu peserta yakni, Erfana Setiyaningrum (37) mengatakan, tes CAT seleksi Perades yang diselenggarakan Unpad sudah dinyatakan wanprestasi karena tak sesuai regulasi dan pihak Unpad pun sudah mengakuinya. Maka, seleksi perades yang diselenggarakan oleh Unpad cacat hukum.

Audiensi terkait dengan persoalan tes seleksi perangkat desa yang digelar di gedung DPRD Kudus. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: DPRD Kudus Nyatakan Unpad Wanprestasi Selenggarakan Tes Seleksi Pengisian Perades

-Advertisement-

“Karena cacat hukum, maka kami meminta untuk dilakukan tes ulang. Sebab, karena tak sesuai regulasi terjadi banyak kejanggalan dan persoalan yang timbul,” ujar warga Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu kepada Betanews.id, usai mengikuti audiensi dengan pihak Unpad dan DPRD Kudus.

Erfana mengaku jadi salah satu peserta yang dirugikan, karena penyelanggaraan tes CAT tak sesuai regulasi. Padahal sesuai regulasi itu harus ada realtime yang memungkinkan peserta bisa langsung melihat nilai ketika selesai mengerjakan soal.

“Karena tak realtime itu, pengumumam nilai skor molor hingga sampai sejam. Dan, pengumuman nilai sampai tiga kali dan berubah-ubah. Saya yang pada pengumuman pertama dapat nilai tertinggi, selang sejam ada pengumuman lagi dan nilai saya melorot jadi nomor lima,”ungkapnya.

Oleh karenanya, ia tidak percaya jika tes seleksi perades yang diselenggarakan oleh Unpad itu tidak ada kejanggalan. Erfana pun meminta jika nanti dilaksanakan tes seleksi Perades ulang, penyelanggaranya tidak Unpad.

“Kami sudah tidak percaya dengan Unpad yang dinyatakan wanprestasi. Kami minta untuk dilakukan tes ulang tapi penyelanggaranya tidak Unpad,” pintanya.

Baca juga: Tanggapi Soal Nilai Peserta Tes Seleksi Perades Berubah-Ubah, Pihak Unpad Justru Tertawa

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua LBH GP Ansor Kudus Saiful Anas yang juga jadi kuasa hukum dari 35 peserta yang tak puas dengan tes CAT seleksi Perades yang diselenggarakan oleh Unpad. Dia mengatakan, ketika Unpad dinyatakan wanprestasi, harapannya dilakukan tes ulang.

“Saya kira itu bukan harapan klien kami saja, tapi seluruh peserta. Namun, tes ulangnya tidak dengan Unpad. Sebab sudah wanprestasi ngapain pakai Unpad lagi,” ujar pria yang akran disapa Anas.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER