31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Kandas di Babak 18 Besar Liga 3 Jateng, Persiku Telan Anggaran Rp 2,8 M

BETANEWS.ID, KUDUS – Liga 2 dan Liga 3 musim 2022/2023 telah dihentikan oleh PSSI. Perjalanan Persiku yang berlaga di Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) sudah kandas sebelum turnamen tersebut dihentikan. Tepatnya ketika Persiku dibekuk 0-1 di kandang sendiri oleh musuh bebuyutannya PSIR Rembang di babak 18 besar.

Kekalahan tersebut, membuat pemain, suporter dan manajemen protes. Karena dianggap ada kecurangan. Namun, di luar itu, saat ini Liga 3 sudah dihentikan dan seluruh pemain Persiku sudah dirumahkan.

Baca juga: Blak-blakan Usai Ditunjuk Jadi Manajer Persiku, Faisal: ‘Bagi Saya Ini Perjudian, Saya Siap Ambil Risiko’

-Advertisement-

Manajer Persiku yakni Ahmad Faisal mengatakan, sejak terhenti di babak 18 besar Liga 3 Nusantara Jateng seluruh pemain dan offisial tim dirumahkan. Selama mengarungi Liga 3 Jateng, Persiku menghabiskan dana kurang lebih Rp 2,8 miliar.

“Hingga babak 18 besar Liga 3 Jateng, Persiku menghabiskan kurang lebih Rp 2,8 miliar. Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Persiku sudah kami serahkan kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) Kudus pada akhir Desember 2022,” ujar pria yang akrab disapa Faisal kepada Betanews.id ketika dihubungi melalui sambungan telepon.

Dia mengatakan, LPj Persiku mengarungi Liga 3 Jateng 2022 dibuatnya rinci, detail dan tak ada yang dipalsukan, termasuk anggaran. Dana sebesar Rp 2,8 miliar itu, menurutnya untuk semua operasional Persiku sejak Bulan Juni hingga Desember 2022.

“Setelah terhenti di babak 18 besar dan pemain dirumahkan, pemain dan offisial tak lagi menerima gaji. Serta tak bisa masuk dalam LPj,” jelasnya.

Dia mengatakan, dana untuk Persiku sebesar Rp 2,8 miliar tersebut, anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang sudah cair sebesar Rp 1,4 miliar. Sementara sisanya menggunakan dana pribadinya.

“Semoga saja LPj yang rencana digelar Maret 2023 bisa diterima dan tak ada kendala. Sehingga anggaran kekurangannya bisa keluar,” harapnya.

Baca juga: Di Tangan Faisal, Persiku Harus Bersih dari Permainan Uang

Dia mengatakan, bahwa kontraknya menjadi Manajer Persiku akan berakhir pada Juni 2024. Setelah LPj diterima oleh Askab dan KONI Kudus, ia pun secara resmi akan mengundurkan diri.

“Setelah LPj diterima dan tak ada masalah, saya akan secara resmi mengundurkan diri. Sebab saya harus menyiapkan diri dalam Pemilihan Legislatif 2024,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER