BETANEWS.ID, DEMAK – Rumah yang berada di Perum Griya Bakti Praja Blok M 11, RT 6 RW 7, Kelurahan Mangunjiwan Kecamatan/Kabupaten Demak, terlihat aktivitas mendaur ulang sampah. Tampak tumpukan plastik kresek bekas dipilah untuk dijadikan sebagai bahan membuat lukisan.
Rumah tersebut merupakan milik sepasang suami istri pemilik Setyoadi Kerajinan, yakni Mulyadi (45) dan Catur Sri Setyowati (45). Mereka memang terkenal aktif dalam kegiatan lingkungan. Memulai menekuni pengolahan plastik kresek bekas sejak 2013.
Menurut Setyowati, plastik kresek menjadi limbah rumah tangga terbanyak dan sering dibuang begitu saja. Sehingga ia bersama suaminya mencoba membuatnya menjadi barang bernilai dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Baca juga: Lukisan dari Limbah Plastik Asal Pati Mendunia, Ja’far Dibuat Kewalahan Berkat Lapak Ganjar
“Kami memang pecinta lingkungan, kebetulan saya juga aktif di Bank Sampah Demak. Sebelum membuat lukisan, terlebih dahulu saya aktif membuat bunga. Lalu suami baru tak ajak karena pelukis di furniture, ” katanya pada Betanews.id, Kamis (25/1/2023).
Terdapat berbagai macam karya kerajinan yang mereka buat, di antaranya berbagai macam model bunga dan lukisan dengan sketsa wajah maupun pemandangan. Untuk harga, mereka jual mulai Rp 100-400 ribu sesuai permintaan.
“Alhamdulillah peminatnya kebanyakan dari lokal, ada juga pernah diambil dari Semarang. Orang paling gak tahu kalau itu ternyata terbuat dari plastik bekas, karena bentuknya yang mirip lukisan cat,” terangnya.
Berkat tangan kreatif Setyowati dan Mulyadi, mereka bisa mendapatkan tambahan pemasukan dari penjualan kerajinan dari plastik kresek bekas. Tidak hanya itu, karya lukisannya bahkan pernah memenangkan lomba Kreasi Inovatif (Krenova) yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Demak.
Baca juga: Di Tangan Eko, Sampah Plastik Diubah Jadi Lukisan Kolase yang Ciamik
“Awalnya kami pesimis kalau menang, karena karyanya banyak yang unik-unik. Tapi tidak menyangka kami dapat juara dua, ” jelas Mulyadi.
Mendapatkan apresiasi yang baik dan penghargaan, membuat Setyowati dan Mulyadi makin semangat menciptakan inovasi baru dalam mengolah sampah plastik. Ke depannya mereka akan membuat tas dan mengembangkan kembali usaha Setyoadi Kerajinan.
“Tidak cuma lukisan dan bunga, kami juga akan membuat tas dan kerajinan yang bisa digunakan,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

