31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Lukisan dari Limbah Plastik Asal Pati Mendunia, Ja’far Dibuat Kewalahan Berkat Lapak Ganjar

BETANEWS.ID, PATI – Tangan kanan Ja’far Labib nampak memegang alat lem tembak, sedangkan di tangan kirinya plastik kresek berwarna putih yang sudah dikepang terlihat dipegang menggunakan ujung jari jempol dan telunjuk. Dengan perlahan, plastik kresek itu kemudian ditempel ke kertas manila berukuran 100X75 Cm yang sudah dibuat sketsa wajah Yusuf Kalla, Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Sedangkan di bagian belakang, terlihat beberapa lukisan yang sudah jadi dan sebagian masih dalam bentuk sketsa. Di antaranya ada lukisan Presiden RI Joko Widodo, Megawati, Erick Thohir dan Aburizal Bakrie.

“Ini lagi nyiapin lukisan untuk ikut pameran di Bali bulan depan Mas. Itu yang KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G20, ” ucap Ja’far membuka perbincangan.

-Advertisement-

Ia pun bercerita, kalau dirinya mendapatkan kesempatan untuk ikut memamerkan produknya berupa lukisan dari limbah sampah plastik kresek. Ja’far difasilitasi oleh tim dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) untuk tampil bersama pelaku-pelaku Unit Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) lainnya dari seluruh Indonesia.

Ja’far saat menyerahkan lukisan dari sampah plastik ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Foto: Ist.

Baca juga: Sempat Redup Karena Pandemi, Kini Usaha Pizza Milik Dzulfanni Ramai Pembeli Berkat Lapak Ganjar

“Ini juga lagi nyiapin lukisannya Pak Menteri, Pak Luhut. Nanti mau dibawa ke Bali,” imbuhnya.

Usai mengikuti kegiatan KTT G20 di Bali, lelaki yang tinggal di Desa Jepat Lor RT 03 RW 01, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah tersebut, juga berencana mau menggelar pameran tunggal di gedung DPR RI di penghujung tahun 2022 ini.

Untuk menuju pameran itu, lukisan beberapa tokoh sudah dipersiapkannya. Begitu pula dengan segala adiministrasi yang dibutuhkan. Ia berharap, keinginan yang sudah diimpikannya sejak lama itu bisa terwujud. Sehingga, karya-karya bisa semakin dikenal masyarakat luas dari berbbgai kalangan.

Ja’far menyebut, dirinya mulai menekuni lukisan dari limbah sampah plastik sejak 2016 lalu. Hal itu dilandasi dari keprihatinannya melihat banyaknya sampah plastik di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Ia pun berpikir, bagaimana sampah-sampah plastik itu bisa berkurang. Bukan sekadar berkurang, tetapi sampah plastik itu bisa diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. Ia yang memiliki keterampilan dalam melukis, kemudian mencoba mengaplikasikan sampah plastik tersebut menjadi sebuah karya lukis.

Ayah dari Akhwa Al Barid ini bercerita, pertama kali lukisan dari sampah plastik kresek yang dibuatnya adalah Presiden RI pertama, yaitu Soekarno. Lukisan yang suda jadi itu pun, kemudian ia unggah di media sosial Facebook. Tak disangka, lukisan tersebut mendapatkan respon positif dan ada yang langsung menawarnya.

Melihat hal itu, ia pun bersemangat untuk membuat lagi lukisan serupa dengan tokoh lain. Bahkan, ia sudah mulai menerima pesanan lukisan dengan gambar wajah sang pemesan tersebut.

Berkembangnya waktu, semakin banyak orang yang mengenal lukisan limbah plastik karyanya. Meskipun itu masih di lingkup regional saja. Tetapi hal itu sudah membuatnya bersyukur, karena dari hasil lukisannya, ia mampu mencukupi kebutuhan keluarga.

Namun, pandemi Covid-19 yang mengguncang Indonesia pada awal tahun 2020, membuat pelaku-pelaku UMKM merasakan dampak yang luar biasa. Tak terkecuali dirinya yang sebelum pandemi masih lancar menerima orderan lukisan, namun sejak pandemi Covid datang, pesanan lukisan pun perlahan semakin berkurang.

Kondisi seperti itu, nyaris dialaminya lebih dari setahun. Hingga pada akhirnya, Ja’far mengetahui adanya program Lapak Ganjar melalui media sosial Instagram.

Lapak Ganjar ini, merupakan ajang promosi berbasis media sosial yang diinisiasi Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, untuk memperkenalkan produk UMKM.

“Saya pun kemudian coba-coba ikut promosi usaha pada Maret 2021 kalau nggak salah, di edisi 14 dengan tema produk dar ulang. Siapa tahu nasib baik. Eh, ternyata di-repost, Alhamdulillah,” cerita pria 41 tahun tersebut.

Sejak itulah, orderan lukisan satu per satu kembali datang lagi. Baik melalui media sosial Instagram maupun lewat WhatsApp, mulai banyak yang menghubunginya untuk dibuatkan lukisan.

Bahkan ia sampai kewalahan menerima pesanan. Beberapa permintaan terpaksa ia tak menyanggupinya. Meski untuk bahan baku plastik kresek selama ini ia sudah memberdayakan beberapa tetangganya, namun, untuk proses pembuatan lukisan masih dikerjakan sendiri.

Ja’far menyebut, sejak ikut Lapak Ganjar, pelanggannya sekarang bukan hanya dari regional saja. Tetapi, sudah dari berbagai wilayah di Nusantara, bahkan dari Mancanegara. Pesanan pun, menurutnya meningkat drastis hingga 200 persen.

“Ada yang dari Korea, Taiwan, Cina, Malaysia, dan masih ada beberapa lagi, saya lupa,” kata Ja’far.

Lukisan puluhan tokoh nasional dan artis telah dibuatnya. Sebut saja, Ganjar Pranowo, Megawati, Agus Harimurti Yudhoyono, Yaqut Cholil Qoumas, Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, Taj Yasin Maimoen, Siti Nurbaya, Raffi Ahmad, Shoimah, Atta Halilintar dan masih banyak lagi.

Keuntungan lain yang ia rasakan adalah setelah ikut mempromosikan lukisannya di Lapak Ganjar yakni, beberapa kali ia diminta untuk menjadi narasumber pelatihan di beberapa instansi pemerintahan hingga sekolah-sekolah.

Tak berhenti di situ, beberapa kali ia pun diundang untuk mengikuti pameran, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Baca juga: Ikut LapakGanjar, Teri Bawang Goreng Buatan Warga Blora Langsung Dibeli Ari Lasso

Dengan banyaknya manfaat yang dirasakan, Ja’far berharap program Lapak Ganjar, nantinya bisa menjangkau seluruh UMKM di tanah air. Sehingga semakin banyak UMKM yang bisa merasakan manfaatnya dan semakin berkembang.

Melihat respon konsumen yang luar biasa, ia berharap, program Lapak Ganjar waktunya bisa ditambah lagi.

“Ya mungkin seminggu bisa dua kali. Sehingga, semakin banyak UMKM yang mendapatkan kesempatan untuk ikut program ini dan perekonomian cepat pulih,” harapnya.

Nah, bagi yang ingin dibuatkan lukisan dari limbah plastik, Anda bisa menghubungi Ja’far melali media sosial Instagram dengan akun tirem_gallery atau juga langsung ke nomor WhatsApp 082138198730.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER