BETANEWS.ID, JEPARA – Di Desa Pendosawalan RT 9 RW 3, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, terdapat rumah produksi kerajinan kaligrafi berbahan dasar kuningan. Tampak beberapa kaligrafi karya Kaligrafi Kuningan Jepara terpanjang rapi di dinding ruang tamu. Karya itu senagaja dipamerkan sebagai contoh bagi pengunjung yang ingin memesan Kaligrafi.
Pemilik Kaligrafi Kuningan Jepara Sutrisno menjelaskan, di rumahnya itu, ia menjual dan memproduksi beragam model dan bentuk kaligrafi maupun relief. Tidak hanya berbahan dasar kuningan, ia juga membuat kaligrafi dari kayu, aluminium, kanvas dan fiber.

“Kalau kita produknya kerajinan seputar kaligrafi paling banyak, ada juga relief. Dengan beragam bentuk, ukuran dan model. Bahanya ada macam-macam, ada dari kuningan, kayu, aluminium, kanvas dan fiber untuk relief,” jelasnya, Sabtu (21/1/2022).
Pria yang akrab disapa Trisno itu menambahkan, jenis kayu yang biasa ia gunakan adalah kayu mahoni dan durian. Lantaran tekstur kayu yang empuk, tidak berserabut, dan mudah di bentuk. Bahan baku kayu ini terlebih dahulu akan dioven untuk menghilangkan kadar air dan diberi obat anti hama.
Trisno mengaku, selalu menjamin kualitas bahan baku yang terbaik untuk mengahasilkan kaligrafi ataupun relief yang bagus. Keunggulan lain, di tempatnya ia melayani pesanan kustom kaligrafi sesuai keinginan pelanggan.
“Keunggulan kita selama ini kastamer mengaku puas dengan hasil karya kita, kualitas nomor satu, kita juga terima kastem desain atau ayat yang lain. Sesuai ruangan rumahnya atau keinginannya,” ungkapnya.
Ukiran kaligrafi yang diproduksi Trisno di antaranya lafadz Allah dan Muhammad, nama anak, Surat Al-Ikhlas, Ayat Kursi, pintu Kakbah, Doa Sapu Jagad, Selawat Nariyah dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk harga, Trisno menjual mulai dari Rp150 ribu sampai Rp1,5 juta, tergantung ukuran, model dan tingkat kesulitannya.
“Harganya bervariatif, kisaran paling murah Rp 150 ribu itu yang lafadz Allah dan Muhammad, nama bayi, dan yang paling mahal Rp 1,2 juta sampai Rp1,5 juta untuk pintu Kakbah,” bebernya.
Baca juga: Unik, Warga Demak Ini Buat Kaligrafi dari Kelaras
Dia menuturkan, selama ini pelanggan kaligrafinya berasal dari berbagai kota di pulau Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi bahkan negeri tetangga Malaysia. Dalam sehari, Kaligrafi Kuningan Jepara tak pernah sepi pembeli. Setiap satu bulan sekali selalu ada pengiriman kontainer, sementara untuk harian ada 5-10 pesanan ecer.
“Kalau untuk yang kustom besar kita kirim setiap satu atau dua bulan sekali pakai kontainer. Sementara untuk pemesanan bisa melalui lewat media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp di 089509517307. kalau mau datang kesini bisa malah lebih jelas keinginannya mau seperti apa desainnya,” ungkapnya.
Editor: Kholistiono

