Alunan musik gamelan terdengar di Sanggar Tari Bougenville, Desa Nganguk, Kota, Kudus. Seorang perempuan tampak menari mengikuti alunan musik yang menggema di ruangan itu. Perempuan tersebut, yakni Silviana Meinawati Putri (22), mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) yang sedang berlatih Tari Kretek.
Usai berlatih, Silvi, begitu ia akrab disapa, sudi berbagi cerita kepada Betanews.id tentang hobi dan aktivitasnya. Mahasiswa Jurusan Psikologi di UMK itu, mengaku sebagai sosok yang aktif. Dia ingin bisa menjadi perempuan mandiri, dan bisa meraih cita-cita tinggi yang diinginkan.
Selain menjalani hobi menari dan aktivitas kuliah, Silvi juga mengaku melakukan banyak kegiatan lainnya. Bahkan, warga Perumahan Salam Residence Blok B Nomor 41, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, itu juga menjadi asisten dosen.
“Menjadi asisten dosen, baginya sangat berarti. Selain bisa mengaktualisasikan ilmu, menjadi asisten dosen juga bisa membantu saya untuk menyelesaikan skripsi yang saat ini masih proses,” ungkap Silvia kepada Betanews.id, beberapa waktu lalu.
Dari aktivitasnya menjadi asisten dosen, Silvi mengatakan mendapat honor. Honor yang didapat itu, digunakannya untuk membayar biaya kuliah. Selisih dari pembayaran kuliah, dia tabung untuk simpanan masa depannya.

Silvi mengaku memilih menabung di Pegadaian, Tabungan Emas. Ia memilih produk tersebut karena sangat mudah. Selain itu juga ringan, bisa mulai Rp 10 ribu.
“Cara menabungnya sangat mudah. Cukup download aplikasi Pegadaian, nanti kita bisa menabung emas tanpa datang ke Pegadaian. Jadi intinya menabung emas di Pegadaian itu sangat mudah,” jelasnya beberapa waktu yang lalu.
Silvi mengatakan sudah cukup lama tahu produk Tabungan Emas Pegadaian dari temannya. Tetapi dirinya baru tertarik ikut menabung emas sejak menjadi asisten dosen di tahun 2020. Menurutnya, tabungan emas sangat berguna bagi masa depannya.
“Tabungan emas ini berguna ke depan, terutama bagi mahasiswa. Saya tertarik karena melihat teman saya yang sudah menabung lebih dulu. Apa lagi nilai emas selalu naik setiap tahun, sehingga cocok sebagai investasi,” beber anak ke dua dari dua bersaudara itu.
Ia berpesan, sebagai mahasiswa tidak mau bergantung kepada orang tua. Menurutnya, investasi sangat penting untuk dilakukan, terlebih bagi dirinya yang sudah memiliki penghasilan. Dalam jangka panjang, investasi tabungan emas bisa membantu meraih masa depan yang diinginkan.
“Hasil dari asdos dan menari beberpa saya tabung dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk membantu orang tua dan membayar kuliah juga. Karena uang saya tidak banyak jadi saya pilih tabungan emas,” ungkapnya.
Karena saat ini dia sudah mulai memasuki semester delapan, Silvi berencana akan menggunakan tersebut sebagai biaya wisuda. Sisaya tetap akan diinvestasikan dan ingin terus ditambah untuk keperluan di masa yang akan datang.
Juara tari Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten tahun 2012 dan 2013 itu merinci, sejumlah kelebihan Tabungan Emas di Pegadaian. Kelebihannya antara lain, kemudahan berinvestasi emas dengan harga terjangkau, mulai dari berat 0,01 gram. Mudah dan cepat dicairkan untuk memenuhi kebutuhan. Memiliki perugas yang profesional dan tersedia di Kantor Cabang seluruh Indonesia.
“Selain itu juga alternatif investasi yang aman untuk menjaga portofolio aset. Lalu top up saldonya sangat mudah, dapat dilakukan secara online melalui Pegadaian Digital,” tambahnya. (Adv)
Baca juga: Bank Sampah Muria Berseri Ubah Sampah Jadi Emas
Editor: Suwoko




