31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Pengungsi di DPRD Kudus Dapat Fasilitas Wifi dan Trauma Healing, Bikin Betah atau Tetap Nyaman di Rumah?

BETANEWS.ID, KUDUS – Suasana tempat pengungsian di Aula Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus tampak cukup ramai siang itu. Di halaman aula, para pengungsi lanjut usia (lansia) terlihat dihibur oleh beberapa relawan, sementara puluhan anak-anak diajak bermain untuk menghilangkan traumanya. Relawan yang memberikan trauma healing itu berasal dari pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Salah satu relawan Dimas Bagus Riswanda mengatakan, kegiatan ini sebagai dukungan psiko sosial bagi korban banjir di Kudus, khususnya para pengungsi. Tujuannya agar para korban banjir yang terpaksa mengungsi dari rumahnya tidak merasa cemas.

Pengungsi banjir di Aula DPRD Kudus sedang menikmatai makan siang yang telah disediakan. Foto: Rabu Sipan

“Selama rumah mereka kebanjiran, puluhan anak-anak ini kan tak bisa bersekolah. Sehingga diberi pendampingan trauma healing agar tetap ceria dan masih bisa berinteraksi secara baik di lingkungan pengungsian,” ujar Dimas, Rabu (11/1/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Kunjungi Korban Banjir Kudus, Kasdam lV/Diponegoro Beri Bantuan Beras 1 Ton

Koordinator dapur umum posko banjir DPRD Kudus Darus Achroni mengatakan, sejak bencana banjir melanda Kota Kretek, aula DPRD pun dijadikan posko pengungsian bagi warga terdampak, tepatnya sejak 1 Januari 2023.

“Untuk jumlah pengungsi ada 247 orang, terdiri dari 49 anak-anak dan 11 bayi. Para pengungsi dari Desa Karangrowo dan Desa Jati Wetan,” ujarnya.

Di posko pengungsian banjir DPRD Kudus memang beberapa kali ada para relawan yang memberikan bantuan. Tak hanya logistik, ada juga yang memberikan bantuan pijet, potong rambut maupun trauma healing. 

Baca juga: Jadi Langganan Banjir dan Longsor, Mawahib Tekankan Pentingnya Destana di Kudus

“Di sini para pengungsi juga bisa mengakses wifi. Biar para pengungsi bisa YouTuban los, terhibur dan tak jenuh di pengungsian,” kata dia.

Menurutnya, Aula DPRD Kudus akan tetap jadi tempat pengungsian selagi banjir belum benar-benar surut, dan para pengungsi belum bisa pulang ke rumah mereka masing-masing.

“Untuk stok logistik aman. Hanya sayuran dan lauk yang agak berkurang. Biasanya, jika menghubungi Dinas Perdagangan, sayuran dan ikan untuk lauk pauk segera dikirim,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER