BETANEWS.ID, KUDUS – Kondisi debit air di Bendung Wilalung saat ini sudah mencapai lebih 800 m³/detik, yang kemungkinan akan diberlakukan pembukaan pintu ke arah Juwana sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Hal tersebut dikatakan petugas Operator dan Pemeriharaan (OP) Bendung Wilalung, Karno.
Menurutnya, saat ini kondisi bendung memasuki status awas akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur di beberapa daerah. Akibatnya, Bendung Wilalung saat ini menerima kiriman air dari Bendung Klambu yang debit airnya mencapai 813 m³/detik.
“Posisi saat ini kondisi debit air mencapai 813.2m³/detik per pukul 13.00 WIB. Kemungkinan besar pukul 15.00 WIB nanti ada perintah pembukaan pintu yang mengarah ke Juwana sesuai SOP. Dan saat ini kami sudah siap-siap,” katanya saat dikonfirmasi melalui telpon, Jumat (6/1/2023).
Baca juga: Tiap Tahun Terisolasi Banjir, Warga Dukuh Karangturi Minta Jalan Ditinggikan Minimal Semeter
Ia menjelaskan, untuk elevasi walking tanggul yang ada di Bendung Wilalung itu sudah mencapai 244 centimeter dengan tinggi jagaan 44 sentimeter. Pemberlakuan pambukaan pintu yang mengarah ke Juwana itu sudah disepakati dari beberapa pihak, mulai dari Pemkab Demak, Pemkab Kudus, Pemkab Pati, Polisi, TNI, dan beberapa pihak lainnya.
“Karena debit air saat ini sudah mencapai ambang batas maksimal, maka akan dilakukan pembukaan,” terangnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

