BETANEWS.ID, KUDUS – Petugas Operator dan Pemeliharaan (OP) Bendung Wilalung Karno menyebut informasi yang beredar di masyarakat terkait debit air yang mencapai 800 m³/detik itu tidak benar alias hoaks. Ia menyayangkan beredarnya kabar tersebut yang tentunya meresahkan masyarakat.
Menurutnya, sampai Senin (2/1/2023), debit air di Bendung Wilalung belum pernah mencapai 800 m³/detik. Ia menyebut, kondisi debit air menunjukkan idem (tidak bertambah dan tidak berkurang) dengan elevasi walking tanggul 228 sentimeter per pukul 9.00 WIB pada Senin (2/1/2023).
“Jadi untuk istilah idem ini masih sama dengan sebelumnya. Untuk status di Bendung Wilalung ini awas karena sudah di angka 600 m³/detik,” jelas Karno saat ditemui di kantornya.
Baca juga: Bendung Wilalung Kudus Masih Berstatus Awas
Ia menyebut, debit air dari Bendung Klambu mencapai 790 m³/detik. Kemudian untuk tinggi jagaannya di 28 sentimeter. Debit air tersebut sudah sejak Minggu (1/1/2023) per pukul 15.00 WIB hingga saat ini.
“Namun untuk Bendung Wilalung saat ini masih aman terkendali. Sementara untuk cuaca pada hari ini juga cerah dan semoga debit air tidak bertambah, agar semakin berkurang,” ucapnya.
Baca juga: Hujan Deras Selama Sepekan, Begini Kondisi Terkini Bendung Wilalung
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan apa yang beredar. Ia meminta, untuk langsung melihat sendiri bagaimana keadaan atau kondisi di sana.
“Mengenai hal itu masyarakat bisa langsung cek sendiri kebenarannya ke kantor. Karena kami juga terbuka kepada siapa saja termasuk dengan masyarakat umum. Jangan langsung percaya dan berita tersebut itu adalah hoaks,” tuturnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

