Tiap Tahun Terisolasi Banjir, Warga Dukuh Karangturi Minta Jalan Ditinggikan Minimal Semeter

BETANEWS.ID, KUDUS – Warga Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus selalu terisolasi jika terjadi banjir. Meski pemukiman warga tidak terendam banjir, tapi akses jalan menuju dukuh tersebut lumpuh karena terendam banjir dengan kedalaman hingga satu meter.

Tak ayal, warga dukuh tersebut pun harus menerjang banjir jika ingin keluar kampung untuk bekerja, berbelanja, atau pergi sekolah. Jika ada bantuan perahu, mereka akan naik alat transportasi air tersebut, tapi ketika tak ada mereka pun harus berjalan menerjang banjir sepanjang satu kilometer.

Sejumlah warga menaiki perahu untuk menyeberang menuju Dukuh Karangturi. Foto: Rabu Sipan

Salah satu warga Dukuh Karangturi Dewi Ismawati berharap pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus meninggikan jalan masuk dukuh tersebut minimal satu meter.

-Advertisement-

Baca juga: Dukuh Karangturi Terisolasi Banjir, Warga Butuh Bantuan Perahu untuk Transportasi

“Jika akses jalan ini ditinggikan minimal satu meter, maka jalan akan bisa dilalui menggunakan kendaraan meski terjadi banjir. Sebab, kemungkinan banjir tak akan lagi merendam jalan,” ujar Ismawati, Selasa (3/1/2023).

Hal senada juga dikatakan oleh ketua RT 1 RW 3 Dukuh Karangturi Parwoto. Dia menuturkan, setiap terjadi banjir akses jalan menuju kampungnya pasti lumpuh. Hal itu dikarenakan akses jalan menuju kampungnya yang sangat rendah.

“Ketika banjir besar seperti ini kampung kami tidak kebanjiran, tapi kami terisolasi karena akses jalan kami yang terendam sekitar satu meter,” ujarnya.

Banjir yang mengisolasi kampungnya hampir tiap tahun itu diharapkan jadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Dia pun berharap agar akses jalan ke dukuhnya itu bisa ditinggikan minimal satu meter agar tak terendam banjir lagi.

Baca juga: Tikus Jadi Penyebab Penanganan Banjir di Kudus Tak Maksimal

“Masalahnya bagi warga Karangturi kan dari dulu itu sama, yakni banjir yang kemudian mengisolasi kami karena akses jalan yang terendam. Untuk keluar kampung kita menggunakan perahu jika ada dari para relawan. Ketika tidak ada kami harus menerjang banjir dengan jalan kaki sepanjang satu kilometer,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan akan melakukan koordinasi terlebih dulu terkait peninggian akses jalan ke Dukuh Karangturi. Sebab, hal itu berkaitan dengan keuangan Pemkab Kudus.

Menurutnya keuangan Pemkab Kudus sendiri saat ini belum mampu untuk meninggikan jalan tersebut. “Akan kita komunikasikan ke Provinsi dan Pemerintah Pusat. Barang kali nanti ada bantuan,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER