31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Sidak Proyek Jalan, Wakil Ketua DPRD Kudus Temukan Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Wakil DPRD Kudus Mukhasiron melakukan sidak pembangunan jalan di Perumahan Megawon Indah yang termasuk jalan lingkungan dengan leading sector Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus.

Mukhasiron mengatakan, ada beberapa temuan terkait pembangunan jalan di Perumahan Megawon tersebut. Pembangunan jalan yang menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 600 juta itu, tidak disertai dengan papan nama proyek.

“Sejak hari pertama pelaksaan proyek ini, papan nama proyek tidak ada. Sehingga masyarakat banyak yang tanya, siapa pelaksananya, berapa kontrak kerjanya, dimulai kapan dan selesai kapan, itu masyarakat tidak tahu. Jadi harus diindahkan dan papan nama proyek harus dipasang,” ujar Mukhasiron kepada awak media, Kamis (22/12/2022).

-Advertisement-
Mukhasiron, Wakil Ketua DPRD Kudus saat melakukan sidak proyek jalan lingkungan di Perumahan Megawon, Kamis (22/12/2022). Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: DPRD Cek Stok Oksigen di RSUD Kudus, Mukhasiron : ‘Ketersediaan Oksigen Sangat Parah’

Lebih lanjut, kata dia, proyek pembangunan jalan tersebut tak sesuai spesifikasi yang ditentukan. Menurutnya, spesifikasi total ketebalan jalan hingga pengaspalan yakni 16 sentimeter. Terdiri dari lapis pondasi atas (LPA) 10 sentimeter dan ketebalan aspal enam sentimeter, jadi total 16 sentimeter.

“Namun, ketika kami lakukan sidak di proses pengerjaan LPA ini jauh dari spesifikasi yang ditentukan. Ketebalam LPA yang harusnya 10 sentimeter, kami temukan yang ketebalannya lima sentimeter, enam sentimeter dan tujuh sentimeter,” beber politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Memang ada yang ketebalan 10 sentimeter, namun, ungkap Mukhasiron, itu hanya di beberapa titik saja. Padahal dengan spesifikasi yang ditentukan 10 sentimeter, harusnya pengerjaannya juga harus sesuai semua.

“Oleh karenanya, kami meminta kepada pelaksana proyek dan pengawas agar pembangunan jalan ini dikerjakan sesuai spesifikasi. Ketebalam LPA-nya harus 10 sentimeter dan ketebalan aspalnya juga harus sesuai spesifikasi yakni enam sentimeter. Jadi total 16 sentimeter,” ujarnya.

Sebab, kata dia, jika pembangunan jalan tersebut tak sesuai spesifikasi dan banyak material yang dikurangi itu akan berpengaruh pada kualitas jalan. Apalagi saat ini musim hujan, sehingga kalau tidak dikerjakan sesuai spesifikasi jalan tersebut akan cepat rusak dan berlubang.

Baca juga: Gantikan Posisi Ilwani, Mukhasiron Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Kudus

“Kalau jalan cepat rusak dan berlubang, kasihan masyarakat. Kami juga mengimbau agar pelaksana proyek juga memperhatikan dan memenuhi K3 untuk keselamatan para pekerja. Apapun pekejaan pasti ada risikonya, sehingga harus diperhatikan,” pungkasnya.

Informasi dari pengawas proyek, pembangunan jalan tersebut total panjangnya sekitar 503 meter dengan lebar berbeda. Ada yang 3,5 meter dan 4,5 meter, dan dibagi tiga segmen. Untuk pembangunan segmen pertama sepanjang 230 meter lebar 4,5 meter, segmen kedua panjang 147 meter lebar 3,5 meter dan segmen ketiga panjang 126 meter dengan lebar 3,5 meter.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER