31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Alasan Hartoyo Jualan Bakso dengan Harga Murah: ‘Agar Tidak Orang Kaya Saja yang Bisa Jajan di Sini’

BETANEWS.ID, KUDUS – Suhartoyo (45) siang itu tampak cekatan membuatkan pesanan bakso dan mi ayam untuk para pelanggan yang berdatangan di warung Bakso dan Mi Ayam Bandara miliknya. Hampir terlihat ia tak henti melayani pembeli yang datang, lantaran saking ramainya. Warung tersebut berada di Jalan Kudus-Colo, tepatnya depan SDN 4 Cendono, Kudus.

Masih melayani pembeli, ia pun bersedia bercerita tentang kisahnya sebelum sukses dalam usahanya itu. Ia menuturkan, sebelum berjualan bakso dan mi ayam, ia sudah melalang buana bekerja menjadi kuli bangunan, sopir, sales, hingga pegawai hotel. Dari pengalamannya bekerja di hotel itu, kemudian ia mencoba merintis usaha kecil-kecilan.

Tampak beberapa pelanggan sedang menikmati bakso dan mi ayam di warung bakso Bandara. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga: Murah Banget! Bakso dan Mi Ayam Bandara di Cendono Ini Cuma Rp 6 Ribu Sudah Dapat Es Teh

-Advertisement-

“Saat bekerja di hotel, saya mencoba belajar masak dari koki, dan koki itu menyarankan jika ingin merintis usaha, bagusnya adalah usaha kuliner. Karena kuliner selalu ada pasarnya,” beber Suhartoyo kepada Betanews.id, Selasa (13/12/2022).

Setelah berhenti bekerja di hotel, ia juga sempat membuat beberapa usaha, seperti jualan es kelapa muda, kedai ikan bakar, kedai kerang, dan jual motor maupun mobil bekas, hingga usaha bakso dan mi ayam yang berjalan sampai sekarang. Namun sebelum warungnya ramai seperti sekarang, ia juga pernah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Yang namanya usaha pasti mengalami hal seperti itu mas. Ya harus pintar-pintar saja agar hal tersebut tidak terulang. Itu waktu saya jual beli motor maupun mobil bekas dan kerugian sampai Rp 30 juta,” tutur warga Desa Kedungsari RT 2 RW 9, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.

Namun hal tersebut tak membuat Suhartoyo menyerah. Bahkan usaha Bakso dan Mi Ayam Bandara yang berjalan 8 tahun itu, mampu menarik minat pembeli untuk datang. Itu karena bakso dan mi ayam yang dijual dibanderol dengan harga yang paling murah, yakni Rp 6 ribu sekalian dapat es teh per porsinya.

“Menjual bakso dan mi ayam murah itu karena saya ingin tak hanya orang kaya saja yang membeli di sini. Pertama memang dalam usaha itu yang dicari keuntungan, tapi untuk keuntungan saya dapatnya sedikit, yang terpenting bisa membuat pembeli senang,” katanya di lapak yang buka mulai pukul 11.00 hingga pukul 18.00 WIB tersebut.

Baca juga: Cerita Supri Rintis Warung Bakso dan Mi Ayam, Sehari Bisa Terjual Hingga Ratusan Porsi

Suhartoyo yang juga sebagai Ketua BUMDes Kedung Mulyo Desa Kedungsari itu menjelaskan, meski murah namun untuk kualitas bahan dalam pembuatan bakso maupun mi ayam tidak diragukan.


Menurutnya, warung yang berada di Jalan Kudus-Colo, depan SDN 4 Cendono itu bisa menjual 400 sampai 500 porsi dalam sehari.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER