31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Cerita Rilo Nekat Utang Bank untuk Rintis Usaha Agar Bisa Berikan Lapangan Kerja

BETANEWS.ID, KUDUS – Ahmad Rilo Pambudi (28) siang itu tampak menunjukkan gambar desain kepada pekerjanya di work shop Karya Pintu Abadi yang berada di Desa Banget RT 4 RW 1, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Ia meminta pekerjanya membuat produk pintu sesuai dengan desain keinginan pelanggan tersebut.

Rilo begitu ia akrab disapa bersedia berbagi kisahnya membangun usaha interior yang berkembang pesat. Ia menuturkan, awal merintis usaha itu ia bertujuan untuk menampung beberapa tetangga yang sedang nganggur alias tidak mempunyai pekerjaan.

Ahmad Rilo Pambudi sedang mengecek kualitas dan ketepatan kayu yang akan digunakan untuk produk interior. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga: Cerita Helma Rintis Komunitas Ecoprint Kudus untuk Berdayakan Ibu Rumah Tangga

-Advertisement-

Melihat potensi masyarakat di desa tersebut yang kebanyakan bisa membuat produk interior, namun masih banyak yang tidak bekerja, ia kemudian merintis usaha itu dan memanfaatkan peluang yang ada.

“Pertama karena melihat banyak tetangga yang sedang nganggur di rumah, padahal basicnya interioran. Lalu saya buat usaha ini untuk membantu tetangga agar bekerja demi kebutuhan hidup,” beber Rilo kepada Betanews.id, Senin (28/11/2022).

Dengan niat baiknya itu, kata Rilo, ia nekat utang bank saat merintis usahanya sebanyak Rp 50 juta. Namun hal itu tak jadi masalah, karena banyak pesanan yang masuk dan setelah setahun kemudian, utang tersebut bisa dilunasi.

Ia pun menyebut, pertama kali sebelum usahanya itu dirintis, ia sempat berjualan pintu minimalis yang dipesan langsung dari Mojokerto. Dengan jualan itu ia banyak relasi, bahkan kenal beberapa kontraktor. Setelah ia banyak kenal relasi, ia dipercaya untuk menggarap satu projek rumah bagian interiornya.

“Meski saya tidak mempunyai pengalaman pada awalnya, namun saya memiliki orang yang ahli di bidangnya. Dari pesanan itu kemudian berkembang pesat dan kini sudah bekerja sama dengan beberapa kontraktor, termasuk membuat interior Janji Jiwa di Jawa Tengah,” ungkap pria yang juga mempunyai pekerjaan lain di PT Djarum.

Menurutnya, dari 3 tenaga kerja yang ikut dengannya dari awal, kini sudah mempekerjakan total 16 orang karyawan.

Baca juga: Cerita Ady Rintis Usaha untuk Kenang Almarhumah Ibunya yang Suka Pisang Goreng

Di tempatnya, ia melayani pemasangan vinil, pembuatan kitchen sheet, pembuatan backdrop TV, lemari baju, pemasangan wallpaper, meja, pintu minimalis, meja kasir, dan lain sebagainya. Tak hanya itu ia juga menerima pengerjaan sipil rumah.

“Untuk harga kita bisa menyesuaikan buget dari pembeli, kemudian keunggulan dengan kualitas barang, bisa meminimalisir buget, bisa custom, bergaransi maksimal 2 tahun, gratis pengiriman barang di eks Karesidenan Pati,” terang bapak satu anak tersebut.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER