BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 75 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendapatkan pelatihan wirausaha dari PT. Indomarco Prismatama (Indomart) kantor cabang Semarang, di Pendapa Kudus, Kamis (28/7/2022). Pelatihan yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kudus itu dibuka secara langsung oleh Bupati Hartopo.
Hartopo berharap, kemitraan ini dapat menjadi pilot project yang dapat dicontoh oleh toko retail lainnya dalam upaya menjalin kemitraan dengan pelaku UMKM.

“Jadi pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualanya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kudus,” harapnya.
Baca juga: Peserta Kelas Tata Boga BLK Kudus Diajari 30 Resep, Lulus Langsung Siap Buka Usaha
Mengingat adanya seleksi dan standarisasi yang diterapkan oleh toko retail terkait brand yang akan dipasarkan, Hartopo berpesan kepada pelaku UMKM untuk tetap menjaga dengan baik kualitas produk yang dihasilkan.
“Pasti ada seleksi dari minimarket sebagai standarisasi dari produk yang akan masuk ke market mereka. Oleh karena itu, saya harap pelaku UMKM dapat menjaga kualitas dengan baik,” pesannya.
Dengan selalu menjaga kualitas, Hartopo berharap produk mereka punya daya tarik dan minat tersendiri bagi masyarakat untuk setia menjadi konsumen produk tersebut.
“Kalau kualitas sudah baik, pasti banyak konsumen yang minat dengan produk yang disuguhkan. Semoga UMKM Kudus makin maju dan sejahtera,” ungkapnya
Branch manager Indomart cabang Semarang Royanto Budi menuturkan, pelatihan itu lebih fokus pada pengemasan supaya produk dapat diterima toko retail dan masyarakat.
“Nanti kami beri pelatihan terkait tata cara perizinan untuk bermitra, pengemasan produk, pengelolaan manajemen, dan cara produksi dengan mengutamakan standarisasi agar produk yang dihasilkan dapat diterima toko retail dan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: BLK Kudus Buka Pelatihan Pengelasan dan Otomotif Mobil, Berikut Jadwalnya
Salah satu peserta, Retno mengatakan, dirinya telah menggeluti produk UMKM yang memproduksi jajanan tradisional khas Kudus sejak 2018.
“Saya produksi keciput, jajanan khas Kudus. Resep dari nenek moyang yang selanjutnya saya pasarkan melalui teman dekat dan dengan menitipkan di Jenang 33,” jelasnya.
Dirinya berharap, usahanya makin dikenal khalayak luas dan dapat bermitra dengan seluruh toko retail yang ada.
“Semoga produk yang saya suguhkan dapat diterima masyarakat luas, terlebih dapat menjalin kemitraan dengan Indomart dan toko retail lainya,” harapnya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

