Peserta Kelas Tata Boga BLK Kudus Diajari 30 Resep, Lulus Langsung Siap Buka Usaha

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa perempuan terlihat sibuk membuat adonan kue di ruang kelas Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus. Mereka tampak mengikuti langkah-langkah pembuatan kue oleh seorang wanita yang berada di depan. Di kelas itulah, belasan perempuan tersebut menggantungkan impian mendirikan usaha kuliner.

Nur Fajriatul Istiqomah misalnya. Dia mengikuti pelatihan itu karena merasa belum mahir memasak. Lantaran ingin menyenangkan suami dan buah hatinya, ia akhirnya ikut kelas tersebut.

“Kalau masak telur, ikan goreng, sayur bening, saya bisa. Namun, untuk masakan asam-asam daging, sayur lodeh, dan olahan daging kekinian saya tidak bisa,” ujar Fajria kepada Betanews.id, Rabu (20/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: BLK Kudus Buka Pelatihan Pengelasan dan Otomotif Mobil, Berikut Jadwalnya

Selain itu, kata dia, jika nanti benar-benar mahir memasak, ia juga ingin merintis usaha di bidang kuliner, misal buka warung atau merintis usaha katering.

“Nantinya kalau sudah mahir dan punya modal ingin punya usaha. Bisa buka warung atau katering,” beber warga Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus.

Hal sama juga disampaikan Ika Tiara Hartanti. Ia tergerak ikut kelas karena ingin punya usaha kue. Selama ini, ia terinspirasi mertua perempuannya yang memiliki usaha warung.

“Saya itu ingin seperti mertua perempuanku yang punya usaha sendiri. Karena nanti rencananya saya akan tinggal sama mertua, jadi bekal dari pelatihan bisa saya manfaatkan untuk berwirausaha sekaligus untuk membantu usaha warung mertua,” ujarnya.

Intsruktur tata boga BLK Kudus Dina Apriliana mengatakan, peserta sudah tiga hari mengikuti pelatihan. Hari pertama pembukaan dan soft skill, hari kedua soft skill lagi, dan hari ketiga ini mulai praktik.

Baca juga: Dapat Kucuran Rp44,2 M dari Dana Cukai, Disnaker Kudus Akan Perbanyak Pelatihan di BLK

“Praktik pelatihan ini selama 15 hari, nantinya peserta diajari 30 resep meliputi kue kering, kue basah, dan aneka masakan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kudus, Evita Dewi menuturkan, saat ini pihak UPTD BLK Kudus melaksanakan pelatihan bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT). Ada tiga pelatihan yaitu tata boga, kue dan roti, serta pelatihan menjahit.

“Durasi pelatihannya berbeda. Untuk yang menjahit pelatihan dilaksanakan 22 hari. Sedangkan tata boga dan pembuatan roti dan kue 17 hari,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER