BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria mengenakan kaus merah dengan jas hitam tampak hadir di studio Podcast Zona Merah Beta Media, Rabu (13/7/2022) malam. Ia tak lain adalah Ahmad Faisal, Manajer baru Persatuan Sepak Bola Indonesia Kudus (Persiku).
Dalam podcast tersebut, Faisal sapaan akrabnya mengaku, bahwa memutuskan untuk menjadi Manajer Persiku merupakan sebuah perjudian. Bukan tanpa alasan, menurutnya menjadi Manajer Persiku harus bisa menyelesaikan berbagai persoalan. Meski demikian, dirinya sudah siap dengan segala risiko yang akan dihadapi.
“Bagi saya ini perjudian, tapi dengan dukungan berbagai pihak, saya siap mengambil risiko. Sebelum menyepakati sebagai manajer, saya juga konsultasi dengan keluarga dan beberapa teman. Saya juga punya penasihat yang sudah berpengalaman di dunia olah raga,” bebernya.
Baca juga: Ditunjuk Jadi Manajer, Faisal Siap Bawa Persiku Juara dan Lolos ke Liga 2
Faisal juga berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Persiku juara dan naik kasta ke Liga 2. Tentu bukan omong kosong, dia sudah memiliki sejumlah rencana untuk mencapai tujuan itu.
“Langkah pertama yang diambil adalah pembenahan di manajemen agar lebih baik. Struktur keanggotaan harus diisi orang yang punya kapasitas. Selain itu juga punya tujuan sama dengan saya, menjadi juara dan naik ke Liga 2. Harga mati, harus bisa,” katanya dengan nada bersemangat saat menjawab pertanyaan.
Faisal tidak mau berkomentar tentang kepengurusan Persiku periode sebelumnya. Yang jelas dirinya mengambil pelajaran dan berusaha membentuk kepengurusan yang lebih baik ke depan.
Dia kembali menekankan, bahwa tujuannya adalah prestasi. Faisal berharap pada timnya nanti juga memiliki tujuan yang sama.
“Tapi tidak bisa mengecilkan manajemen sebelumnya, karena faktor olah raga itu tidak mudah. Butuh orang-orang yang punya komitmen. Saya tekankan kepada pengurus, tujuan kita adalah prestasi, tolong batu saya mencapai tujuan itu,” ungkapnya.
Faisal mengaku, bahwa sudah muncul sejumlah nama pelatih lokal Kudus. Namun dirinya harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Menurutnya, saat ini para pecinta sepak bola Kudus merasa sangat kecewa.
Baca juga: Manajer Baru Ditarget Bisa Bawa Persiku Lolos Liga 2, Suporter: ‘Ini Masalah Harga Diri’
“Tapi saya harus semangat, membawa Kudus juara. Dalam mengambil keputusan ini betul-betul nekat saya, jadi jangan sampai main-main,” terangnya.
Selain pembenahan di manajemen, Faisal juga akan fokus melakukan pembenahan pada pemain. Setelah berdiskusi dengan para senior di PSSI, ia menemukan banyak persoalan pada pemain persiku.
“Pemain musim lalu bisa jadi ada yang masih dipertahankan. Meski yang memutuskan nanti para tim yang lebih profesional, tapi saya juga bisa melihat kemampuan para pemain. Saya tidak berani memutuskan, tapi yang saya tekankan hanya profesional,” tegasnya.
Editor : Kholistiono

