Peserta Didik Baru SD 2 Kembangsari Semarang Diajari Buat Batik Shibori

BETANEWS.ID, SEMARANG – Di depan pelataran SDN 2 Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, terlihat ratusan siswa sedang asyik membuat kerajinan Batik Shibori. Mereka tampak seksama mendengarkan arahan dari guru seni dan mempraktikannya untuk membatik.

Kepala SDN 2 Kembangsari Tukijo menyampaikan, kegiatan membatik bersama ini adalah bentuk penutupan dari kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

Ia menyebutkan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk melatih keberanian serta memberikan rasa nyaman dalam lingkungan sekolah untuk siswa baru.

-Advertisement-
Siswa SD 2 Kembangsari diajari membuat batik Shibori. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: SMP 2 Margorejo Pamerkan Kain Shibori Karya Siswa

“Kegiatan batik pada MPLS terakhir ini bertujuan agar nanti anak-anak kelas satu, bisa nyaman dan berani untuk sekolah sendiri. Karena dari Senin sampai Rabu, sebagain anak masih didampingi, jadi mulai besok mereka sudah tidak boleh didampingi lagi. Yang mengikuti ada 149 siswa dari kelas 1 sampai kelas 6,” katanya.

Sementara itu, guru seni SDN 2 Kembangsari Retno Sulistiowati menjelaskan, keterampilan batik yang dibuat hari ini adalah Batik Shibori. Dalam pembuatannya, batik ini menggunakan teknik pencelupan dan ikatan, serta pewarna remasol untuk pewarnaannya.

Selanjutnya, alasan memilih Batik Shibori ketimbang batik tulis adalah, pembuatan Batik Shibori lebih terjangkau.Selain terjangkau, Batik Shibori pun lebih mudah pembuatannya.

Retno menjelaskan, untuk proses pembuatannya, langkah pertama yang dilakukan adalah, kain atau kaus diikat terlebih dahulu dengan karet dan kelereng, kemudian kain diberi warna sesuai selera. Selanjutnya, setelah setengah kering, ikatan dilepas dan dikeringkan, kemudian terakhir, kaus dibilas dan dikeringkan lagi.

“Untuk siswa hanya membawa botol cuka, kaus dan gantungan baju. Sedangkan sekolah menyediakan pewarna, karet, dan kelereng. Alasan kita buat Batik Shibori, karena batik ini sangat mudah buatnya, jadi anak-anak kelas 1 bisa untuk mengikutinya,” tambahnya.

Baca juga: Batik Ecoprint Karya Rina Ini Jadi Incaran Banyak Orang, Setiap Bikin Langsung Laku

Retno menyebut, kegiatan ini pun bisa melatih motorik anak, serta mengembangkan keterampilan untuk bekal di masa depan.

Disisi lain, Siti, salah satu wali murid kelas satu sangat mendukung kegiatan ini, karena bisa untuk meningkatkan motorik dan kreatifitas anak.

“Tentunya sangat senang, saya sangat mendukung kegitan ini, karena anak bisa lebih kreatif,” katanya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER