BETANEWS.ID, KUDUS – Fajarina Tri Indarti (47) tampak melipat beberapa kain motif daun di dalam rumahnya, Dukuh Pucangkerep RT 2 RW 1, Desa Kramat, Kecamatan Kudus. Kain-kain itu kemudian dikemas dalam sebuah wadah yang terlihat begitu menarik. Di antara kain yang hendak di kemas itu, masih banyak produk lain yang tergantung di beberapa rak dengan motif hampir serupa, yaitu daun.
Rumahnya itu memang jadi tempat produksi batik ecoprint yang sedang hits dan banyak peminatnya. Bahkan menurut pengakuannya, kain yang dikemasnya itu akan dipamerkan di Jakarta.
Di brand yang ia beri nama Ecoprint Unique & Chic, Rina membuat aneka produk seperti kerudung atau pasmina, baju pria dan wanita, sajadah, mukena, slayer, sarung bantal, dan totebag.
Baca juga: Miliki Peluang yang Potensial, Perajin Ecoprint Dipacu untuk Bisa Berkreasi
“Untuk harga cukup variatif mulai Rp60 ribu sampai Rp400 ribu, tergantung produknya. Sedangkan kain ecoprint harganya antara Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per lembar, tergantung ukuran dan jenis kain,” jelasnya, Rabu (19/5/2022).
Dia mengatakan, produk-produk dari Ecoprint Unique & Chic laris dan banyak peminatnya. Bahkan, ia tidak bisa nyetok produk karena setiap jadi langsung laku. Namun, meski begitu, bagi yang ingin memesan bisa menghubungi nomor Whatsapp 0823 2938 9387.
“Karena saya pasarkan melalui online jadi tidak orang Kudus saja peminatnya. Ada juga pelanggan dari Kalimantan, Sidoarjo, Bandung, Purworejo, dan Kebumen,” rincinya memngakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

