Asrama Haji Donohudan Siap Tampung 15.477 Calon Haji, Berangkat ke Mekah Mulai 4 Juni

BETANEWS.ID, BOYOLALI – Menjelang keberangkatan jemaah calon haji ke Tanah Suci, Asrama Haji Donohudan (AHD) terus melakukan sejumlah persiapan. Mengingat, selama pandemi Covid-19, tempat tersebut digunakan tempat isolasi terpusat (isoter).

Kepala Asrama Haji Donohudan, Bambang Sumanto mengatakan, tahun ini AHD menampung jemaah calon haji dari wilayah Jawa Tegah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Asrama Haji Donohudan mengebut persiapan untuk menampung jemaah calon haji. Foto: Khalim Mahfur

“Kita sudah hampir selesai, tinggal penataan ruang untuk tempat rapat atau tempat jemaah calon haji,” kata Bambang, Senin (30/5/2022).

-Advertisement-

Bambang mengatakan, tahun ini AHD akan menampung 15.477 calon haji. Angka itu hanya separuh dari jumlah jemaah pada 2019 yang mencapai 35 ribu orang.

Baca juga: 494 Calon Haji Ikuti Pembekalan di Hotel @Hom

“Kita nanti pas tanggal 3 kedatangan dua kloter yang akan berangkat di tanggal 4 juni itu,” jelasnya.

Pada tahun ini, AHD akan memberangkatkan calon jamaah haji dalam 43 kloter selama 29 hari. Adapun di setiap kloternya berisi 360 jemaah. Para calon haji nantinya akan ditempatkan di Gedung Mekkah lantai 1, 2, dan 3.

Meski pernah digunakan sebagai isoter, Bambang menjelaskan bahwa saat ini lokasi isoter itu sudah dilakukan sterilisasi. Menurutnya, setiap hari Jumat selalu dilakukan penyemprotam disinfektan.

“Sebelum pemberangkatan haji ini kana kita sterilisasi lagi, termasuk siang ini akan kita fogging dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Adi Soemarmo,” kata dia.

Bambang menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah, di gedung Madinah AHD hingga saat ini masih digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC), meski saat ini sudah tidak ada pasien.

Baca juga: Impian 147 Lansia di Kudus untuk Segera Haji Pupus Setelah Arab Saudi Batasi Usia Jemaah

Dengan adanya RSDC tersebut, menurut Bambang, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dapat berkolaborasi untuk melakukan perawatan terhadap jemaah yang positif Covid-19.

“Karena selama ini kan kita kalau periksa di poliklinik sini, kalau ada perawatan yang perlu kan di RSUD dr Moewardi Solo. Nah ini ada yang dekat di sini, itupun di bawah kewenangan dari RSUD dr Moewardi Solo, petugasnya juga masih ada,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER