31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Sebelumnya Kerja Serabutan, Kini Dida Temukan Jalan Rezeki dari Martabak Manis Mangewu

BETANEWS.ID, KUDUS – Dida Ardiansyah Risada (32) terlihat sedang membuat adonan martabak bersama seorang wanita di outlet Martabak Manis Mangewu. Saat adonan jadi, sang wanita beralih memasak adonan, sedang Dida menyiapkan wadahnya. Selayaknya membuat martabak, prosesnya juga berlaku sama di outlet tersebut, hingga akhirnya bisa dibawa pulang oleh pembeli. Bedanya, porsinya terlihat lebih kecil dan dikemas dalam wadah styrofoam makanan.

Menurut Dida, porsi itulah yang ternyata membuat usahanya yang berada di Jalan Bhakti, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu ramai pembeli. Soalnya, dengan harga Rp5 ribu saja, sudah bisa menikmati martabak manis. Meski harganya murah, ia memastikan rasanya tak kalah dengan martabak-martabak lain yang bertebaran di Kudus.

Martabak manis dan roti bakar yang dijual di Outlet Martabak Manis Mangewu. Foto: Kaerul Umam.

“Sebelumnya saya melihat potensi di Kudus untuk usaha kuliner seperti ini. Karena martabak yang familiar digemari semua kalangan dari mulai anak-anak hingga dewasa, maka saya buka usaha martabak manis dengan harga yang sangat terjangkau,” beber Dida kepada betanews.id, Sabtu (7/2/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Hanya dengan Rp5 Ribu Sudah Bisa Nikmati Martabak Manis yang Endulita Ini

Sebelum punya usaha yang kini makin ramai, Dida awalnya bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

“Setelah lulus kuliah saya pernah bekerja di Adira finance selama 3 tahun. Kemudian juga pernah jualan angkringan kurang lebih selama 6 bulan. Karena sepi jadi saya tutup dan berpindah mencari peluang lain dengan bekerja serabutan,” beber Dida di outlet yang buka mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB itu.

Barulah di usaha martabak inilah Dida akhirnya bisa punya penghasilan untuk keluarganya. Apalagi, ia akhirnya juga bekerja di Kantor Pegadaian. Berkat kerja kerasnya, usaha martabak murah itu kini sudah punya pelanggan dari berbagai wilayah di Kudus.

Di tempatnya, Dida menyediakan puluhan rasa seperti cokelat, susu, greentea, stroberi, kacang, oreo, tiramisu, milo, bluberi, vanila, durian, srikaya susu, nanas, keju, taro, choco chips, dan lain sebagainya.

Baca juga: Vakum Lama Akibat Pandemi, Nano Bangkit Buka Outlet Retro Coffee Lagi di Tempat Baru

“Kalau untuk ukuran medium harganya mulai Rp5 ribu sampai Rp12 ribu, yang premium Rp12 ribu sampai Rp18 ribu, sedangkan untuk ukuran besar mulai Rp18 ribu sampai varian premium besar tebal  Rp65 ribu,” rincinya.

Warga Desa Garung Lor RT 11 RW 2, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu menambahkan, pemasaran yang dilakukan saat ini melalui media sosial seperti Instagram @martabakmanis_mangewu, juga bisa dijumpai di layanan antar jemput Grabfood.

“Kemudian jika ada yang berminat bisa menghubungi WhatsApp di nomor 0811 2707 27,” tandas Dida.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER