BETANEWS.ID, SURAKARTA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memuji kerja sama yang baik antara Pemerinta Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Solo dalam penyelesaian sejumlah proyek di Jateng. Menurut Budi, kerja sama yang baik itu berdampak positif dalam percepatan pembangunan nasional dan akan dijadikan contoh di berbagai daerah di Indonesia.
“Pembangunan jalur ganda dan rekayasa lalulintas Simpang Joglo ini selain menyelesaikan persoalan kemacetan, juga menunjukkan bagaimana spirit kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemprov Jateng dan Pemkot Solo. Terima kasih Pak Ganjar, Mas Gibran yang dengan semangat gotong royong mendukung program-program kami,” kata Budi dalam groundbreaking Proyek Rel Layang Joglo, Sabtu (8/1/2021).

Budi menjelaskan, salah satu bukti kongkret adalah persoalan pembebasan tanah yang menjadi wewenang Pemprov Jateng dan Pemkot Solo. Di daerah lain, dirinya harus repot turun langsung menyelesaikan problem yang terjadi di lapangan.
Baca juga: Menhub Sebut Rel Layang Joglo Bisa Kurangi Kemacetan di Solo
“Tapi di sini tidak. Kolaborasi yang apik dilakukan sehingga pembebasan tanah saya nggak perlu cawe-cawe (ikut-ikutan). Tahu-tahu sudah selesai. Di tempat lain, saya harus ngundang Kapolda/Pangdam untuk membantu menyelesaikan. Tentu ini akan kami jadikan contoh bagaimana kerja yang baik antara pusat dan daerah,” tegasnya.
Menimpali Budi, Ganjar mengatakan, teamwork yang kuat memang selalu ia jadikan andalan dalam berbagai program pembangunan. Dirinya mencontohkan, beberapa program pembangunan nasional di Jawa Tengah, bisa terlaksana dengan baik karena kerja sama yang terjalin memang sudah baik.
“Ada sejumlah pembangunan bandara selesai, Achmad Yani, Ngloram dan di Purbalingga. Tinggal Karimunjawa yang masih terus digarap. Semua itu bisa terlaksana dengan baik karena kerja sama yang baik antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” kata Ganjar.
Dengan kerja sama itu juga, publik akan semakin percaya bahwa pemerintah bisa bekerja dengan baik. Publik akan senang, karena jika semua dilakukan dengan gotong royong, maka akan mudah dirampungkan.
Baca juga: Gibran Targetkan Proyek Rel Layang Joglo Selesai 2023
“Termasuk di Solo ini, kita ingin menata agar Solo menjadi kota yang cekli, kecil tapi menyenangkan. Semoga dengan pembangunan ini, ekonomi bisa berjalan. Kita tunjukkan pada masyarakat bahwa kerja kolektif ini bisa menyelesaikan permasalahan satu per satu,” pungkasnya.
Sementara itu, Gibran mengatakan bahwa Solo merupakan kota yang menjadi jujugan wisatawan. Namun, masalah kemacetan menjadi problem yang harus diselesaikan.
“Khususnya di Simpang Joglo ini. Pusatnya kemacetan di Solo ya di tempat ini. Hari ini sudah mulai dibangun, ada rel layang sehingga kemacetan bisa diurai. Selain itu, pembangunan ini diharapkan bisa menggerakkan kegiatan ekonomi serta menjadi ikon baru Kota Solo,” tutup Gibran.
Editor: Ahmad Muhlisin

