BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa botol dengan isi air warna-warni tampak tertata rapi di lapak yang berada di Balai Jagong Kudus. Seorang pria yang mengenakan ikat kepala di sana, tampak sedang melayani pembeli yang datang. Dia adalah Agus Priyo Utomo (39), penjual sekaligus distributor limun di Kudus.
Agus begitu ia akrab disapa mengatakan, minuman yang sudah ada sejak 1990-an itu masih banyak peminatnya hingga sekarang. Bahkan, semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukai minuman legendaris tersebut.

“Alhamdulillah penjualan bagus, karena peminatnya banyak. Kadang juga ada orang yang tidak tahu sama sekali dengan limun ini. Setelah dikasih tahu, ternyata pembeli penasaran, dan kebanyakan datang lagi untuk membeli,” bebernya, Senin (3/1/2022).
Baca juga: Kontak, Minuman Legendaris dari Undaan Kudus
Saking larisnya, Agus mampu menjual 30 sampai 40 krat dalam sebulan. Jika dihitung botolan, ia mampu menghabiskan 650 botol. Itu hasil penjualan di Balai Jagong setiap hari Minggu mulai pukul 6.00 hingga 12.00 WIB, dan melalui Facebook pribadinya dan WhatsApp di 0823 1415 1828.
“Meski minuman ini sudah ada sejak dulu, namun Alhamdulillah peminatnya hingga saat ini masih banyak,” tutur warga Desa Prambatan Kidul RT 4 RW 1, Kecamatan Gebog itu.
Baca juga: Mengenal Kombucha Parijoto, Minuman Kekinian dari Muria
Di lapaknya, Agus menyediakan varian rasa stroberi, kawis, nanas, jeruk, leci, moka, dan masih banyak lagi. Harganya pun sangat terjangkau, yakni Rp5 ribu per botol.
“Saya juga jual gelasan dengan harga Rp3 ribu yang dikasih es batu,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

