31 C
Kudus
Kamis, Juni 4, 2020
Beranda Kontak, Minuman Legendaris...

Kontak, Minuman Legendaris dari Undaan Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam ruangan salah satu rumah di Desa Undaan Kidul, Kecamatan Undaan, Kudus tampak drum berisi air berwarna hitam pekat. Air yang masih panas itu coba didinginkan dengan kipas angin. Di sampingnya ada beberapa perempuan sedang mengisi botol dengan air hitam tersebut, namun yang sudah dingin. Rumah itu yakni tempat produksi minuman jamu kontak yang begitu legendaris.

Izzatin Habibah (63), pemilik usaha tersebut menuturkan, minuman kontak itu memang begitu legendaris di Undaan. Minuman tersebut dirintis oleh eyangnya, kemungkinan 100 tahun yang lalu. Setelah Eyangnya mangkat, kemudian usaha itu diwariskan kepada ayahnya.

Kontak, minuman legendaris yang berasal dari Undaan, Kudus. Foto : Rabu Sipan

Karena dirinya anak pertama, usaha minuman jamu kontak itu dilanjutkannya, setelah ayahnya meninggal dunia pada tahun 1980. “Jadi saya itu generasi ketiga penerus usaha minuman kontak,” ujar perempuan yang akrab disapa Zattin kepada betanews.id, Sabtu (16/5/2020).

Baca juga : Kisah Jitun Olah Minuman Sari Rempah, Awalnya Tak Laku Sampai Berhenti Produksi

Sejak melanjutkan usaha pembuatan minuman jamu kontak, dia tetap menjaga resep leluhurnya. Tidak ada yang diganti sedikitpun. Dari bahannya sampai proses pembuatannya masih sama, tetap secara tradisional. Yang beda hanya, bila dulu pakai pakai kayu untuk memasaknya. Sekarang pakai gas.

Minuman kontak tuturnya, merupakan jamu taqwiyah yang dibuat dengan rempah yang berkhasiat mustajab. Yang bisa menghilangkan penyakit pegel linu, masuk angin, perut sakit, mules, meriang, demam panas, sekalor serta badan lemah.

Sedangkan bahan rempahnya antara lain, jahe, kunir, kunci, daun salam, kencur, sereh, kayu manis, blengke, merica, ketumbar, jinten, temu ireng, temulawak, jadam Arab/ sokan gula pasir, lengkuas, temu giring, jahe merah, serta cengkeh.

“Hampir ada 20 rempah yang dijadikan bahan pembuatan minuman jamu kontak. Itulah sebabnya, minuman kontak banyak khasiatnya dan manjur,. Sehingga diminati masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Setiap produksi tambahnya, bisa menghasilkan 350 botol jamu kontak, yang dijualnya dengan harga Rp 4 ribu sebotol. Dulu, saat raganya masih kuat, dia bisa rutin produksi minuman kontak tiga hari sekali. Tapi setelah sudah renta ini, terkadang produksi lima hari sekali atau sepekan sekali.

“Namanya juga badan tua Mas. Tidak bisa produktif kayak waktu muda. Sekarang gampang capek,” keluhnya.

Baca juga : Miris dengan Nasib Kopi Muria, Hikma Munculkan Brand Kopi Muria Wilhelmina

Perempuan yang sudah dikaruniai 11 cucu itu mengatakan, untuk pemasaran dipasrahkan kepada para putranya. Namun kata dia, selama ini paling banyak permintaan masih sekitaran Kecamatan Undaan saja.

Dia bersyukur dengan usaha minuman jamu kontak Cap Lampu Sepeda itu, ia bisa memintarkan semua anaknya. Sekarang mereka sudah ada yang punya usaha sendiri, ada jadi kiai, bahkan ada yang sudah haji.

“Aku juga bersyukur minuman jamu kontak cap lampu sepeda masih diminati hingga sekarang. Bahkan kalau agak lama tidak produksi, banyak tetangga yang menanyakan. Kata mereka sudah cocok dengan jamu kontak untuk sembuhkan badan pegel dan sakit lainnya,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

23,879FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,305PengikutMengikuti
12,024PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Unika Soegijapranata Semarang Temukan Alat Pelumpuh Covid-19

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pepohonan yang rindang di sekitar Universitas Katolik Unika Soegijapranata Semarang membuat udara semakin segar. Ditambah lagi, siang itu cukup...

Makam Sunan Muria Dibuka 8 Juni, Jam Kunjungan dan Kapasitas Peziarah Dibatasi

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus akan membuka Makam Sunan Muria untuk simulasi new normal atau kenormalan baru pada 8-14 Juni 2020...

Polres Kudus Gelar Simulasi Antisipasi Dampak Terburuk Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus bersama dengan Kepolisian Resort (Polres) Kudus melakukan simulasi Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Kabupaten Kudus,...

Waspada, Kudus Ditetapkan sebagai Wilayah Transmisi Lokal Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS - Kabupaten Kudus ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai salah satu wilayah di eks Karesidenan Pati sebagai transmisi lokal baru...

Ayah dan Anak di Kudus Positif Covid-19, Hari Ini Sang Ayah Meninggal

BETANEWS.ID, KUDUS – Di antara warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kudus, dua di antaranya merupakan ayah (57) dan anak (23)....

Awalnya Ikut-Ikutan, Kini Bonsai Jadi Mata Pencaharian Ali Fadli

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah pohon bonsai dengan kawat melilit batangnya tampak di halaman sebuah rumah di Desa Gondangmanis RT 04 RW 04,...

Si Jago Merah Mengamuk di Istana Ban Kudus, Jalur Pantura Lumpuh

BETANEWS.ID, KUDUS - Bau karet terbakar menyengat di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kudus, Rabu (3/6/2020) malam. Bau tersebut datang dari gudang ban...