31 C
Kudus
Rabu, April 1, 2020
Beranda Daerah Kisah Jitun Olah...

Kisah Jitun Olah Minuman Sari Rempah, Awalnya Tak Laku Sampai Berhenti Produksi

BETANEWS.ID, KUDUS – Aroma rempah terasa menusuk hidung saat berada di teras rumah bercat putih. Di dalam rumah yang berada di RT 04 RW 08, Dukuh Sintru, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe,
Kabupaten Kudus itu terlihat seorang perempuan sedang mengaduk adonan penuh aroma. Perempuan tersebut yakni Khosiatun (37) memproduksi sari rempah.

Khosiatun mengatakan, merintis usaha produksi sari olahan rempah sejak 2016. Menurutnya, pada tahun yang sama, dirinya diajak oleh teman untuk ikut pelatihan mengolah rempah menjadi serbuk. Karena sadar desanya merupakan penghasil rempah, dirinya pun menyetujuinya.

“Saya ikut pelatihan selama tiga hari. Setelah ikut latihan, saya bersama empat orang teman berinisiatif memproduksi sari olahan aneka rempah di desaku,” ungkap perempuan yang akrab disapa Jitun kepada betanews.id.

Untuk pemasaran lanjutnya, sari olahan rempah itu dititipkannya di warung – warung. Serta dirinya pun keluar masuk kantor maupun instansi pemerintah untuk menawarkan produknya.

“Tapi sayang saat itu sari produk olahan rempah kami kurang diminati. Teman – teman saya pun akhirnya nyerah dan tidak ingin melanjutkan kerja sama memproduksi sari olahan rempah,” kenang Jitun.

Dia mengungkapkan, berhenti membuat sari olahan rempah hampir selama setahun. Hinga ada seorang kolega pesan sari rempah dari kencur se pak . Tapi saat dapat tawaran itu, dirinya pun protes karena dianggap tidak sesuai dengan ongkos produksi.

“Tapi saat itu kolega saya meyakinkanku agar mau membuat pesanannya. Kolega saya juga menjanjikan akan membantu menawarkan produk saya ke teman – temannya,” ungkapnya.

Dia mengaku, pesanan tersebut akhirnya diterimanya dan dikerjakan sendiri, karena semua temannya sudah tidak ada yang bersedia gabung. Sejak saat itu, tuturnya pesanan sari olahan rempah selalu berdatangan. Bahkan pesanan datang dari berbagai strata lapisan masyarakat.

Dari para tetangga hingga para pejabat. Di antaranya, beberapa anggota DPRD, para kepala dinas di pemerintahan Kudus, Dinas Sosial, Direktur RSU Loekmono Hadi dan lainnya.

“Saya pun selalu minta saran kepada pelanggan setiap dapat order. Agar bisa memperbaiki mutu dan kualitas produk,” ungkapnya.

Dia mengaku memproduksi sari olahan rempah dari jahe merah, jahe putih, kunyit, kencur, dan temulawak. Sari olahan rempahnya itu dijual dengan harga Rp 20 ribu dan Rp 25 ribu per paknya.

“Harga tersebut dengan perbandingan satu kilogram rempah dan tiga kilo gula pasir. Sedangkan, untuk campuran satu kilogram berbanding dua kilogram gula dibanderol Rp 32 ribu perpak,” urainya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

20,599FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...