BETANEWS.ID, KUDUS – Persiku Jr memastikan diri lolos ke babak 10 besar Piala Soeratin Jawa Tengah. Hasil itu didapat setelah anak asuh Widhoro Heriyanto mengalahkan tim Apac Inti Jr Semarang dengan skor 2-0, Rabu (8/12/2021).
Kemenangan itu merupakan hasil dari gol yang diciptakan Ferdi Alfali pada menit 31 dan Elvateeh Varesia pada menit 68.

Pelatih Persiku Jr Widhoro Heriyanto mengatakan, anak asuhnya hari ini menampilkan permainan yang ciamik. Pihaknya pun salut karena mereka bisa menjalankan strategi yang dipersiapkan dengan baik dan disiplin.
“Kuncinya itu disiplin dan pemain menerapkan strategi pelatih dengan baik,” katanya.
Baca juga: Persiku Jr Menang 2-0 atas Berlian Rajawali di Laga Perdana Piala Soeratin
Dalam jalannya permainan, ungkap Widhoro, tim Macan Muria tampil dengan disiplin sejak awal permainan. Meski tim lawan sejak awal juga mengincar poin penuh guna lolos babak selanjutnya, tapi pertahanan Persiku Jr yang dikawal duo Lutfi Wahyu dan R. Bakence tidak bisa ditembus.
Memakai strategi umpan panjang, Persiku Jr berhasil memanfaatkan momentum. Pada menit ke-31, Ferdi Alfali melesakkan bola ke jala Apac Inti Jr lewat tendangan jarak jauh. Skor berubah 0-1 untuk Persiku Jr.
Usai turun minum, Persiku Jr menerapkan pola yang sama. Intensitas serangan pun terus ditingkatkan melalui serangan balik. Alhasil, Elvateeh Varesia berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Apac Inti Jr.
Baca juga: Manajer Persiku Jr Tak Mau Skuad Macan Muria Muda Hanya Jadi Kontestan Semata di Piala Suratin 2021
Bola yang lepas dari bek Apac Inti Jr langsung disambar Elvateeh dan menghasilkan gol kedua pada menit ke-68. Dengan hasil ini, Persiku Jr memantapkan langkah ke babak 10 besar yang digelar 11-13 Desember 2021 mendatang.
Atas hasil yang didapat, Widhoro mengaku masih belum tahu kekuatan calon lawan Persiku Jr. Maka dari itu, pihaknya berpesan bahwa anak asuhnya tak boleh jemawa dengan hasil yang didapat kali ini.
“Yang penting jangan mudah puas. Harus fokus karena jalannya masih panjang. Tentunya, tantangannya semakin berat,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

