BETANEWS.ID, KUDUS – Calon nomor urut 3, Anif Zjuhri berhasil memenangi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) penggantian antarwaktu (PAW) di Desa Jekulo, Selasa (23/11/2021). Dari 221 suara hak pilih, Anif mengantongi 125 suara. Unggul 35 suara dari calon nomor urut 1 Iswandi dengan 90 suara, dan nomor urut 2 Sri Ismoyowati yang memperoleh 3 suara.
Ketua Panitia Nur Hidayat mengungkapkan, awalnya calon Kades Jekulo ada 4 orang. Namun, ketika mendekati hari pemilihan, satu di antaranya yakni Nurussaadah mengundurkan diri. Para pemilih itu terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pendidikan di setiap RT, Ketua RW, karang taruna, dan perangkat desa.

“Ada 3 surat suara rusak. Jadi total suara yang masuk ada 221 yang seharusnya 222 orang. Satu orang tidak bisa datang karena sakit,” jelasnya.
Baca juga: Empat Desa di Kudus Besok Gelar Pilkades PAW
Rusaknya suara, jelas Nur, disebabkan karena menyalahi tata aturan yang ditetapkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus, dalam pemilihan kepala Desa PAW tahun 2021 ini.
“Secara umum alhamdulilah semuanya bisa berjalan lancar. Tadi memang ada yang pingsan, itu dari anggota BPD. Dia kelelahan, karena sejak tadi malam mempersiapkan ini semua,” ungkapnya.
Sementara itu, setelah memastikan jadi kepala desa terpilih, Anif Zjuhri langsung diarak oleh para pendukungnya dengan menaiki pikap. Arak-arakan itu dimeriahkan rebana dan jogetan dari 3 boneka.
Sesampainya di rumah, Anif telah ditunggu oleh banyak orang. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua warga yang telah mendukungnya. Pihaknya pun memeluk satu per satu warga yang telah memberikan suara untuknya.
Baca juga: RAPBD Kudus 2022 Diproyeksikan Sebesar Rp 1,6 T
“Kemenangan ini bukan semata kemenangan kami dan tim. Ini adalah kemenangan bersama. Kemenangan untuk masyarakat Jekulo,” katanya.
Ke depan, pihaknya akan melanjutkan perjuangan visi misi yang telah diperkenalkan kepala desa sebelumnya. Lebih khusus, pihaknya akan meningkatkan perekonomian warganya. Bahwa program yang ia ia tonjolkan adalah demi kemanusiaan dan kesejahteraan warga Jekulo.
“Kami berharap kepada teman-teman semua, saling bersinergi, saling mengisi, saling memberikan masukan. Harapan kami itu. Evaluasi itu wajar, yang penting kita jangan sampai memojokkan,” harapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

