31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Penyebab Meninggalnya Mahasiswa UNS saat Ikuti Diksar Menwa Tunggu Hasil Otopsi

BETANEWS.ID, SOLO – Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) menyayangkan kasus meninggalnya Gilang Endi (21) saat mengikuti pendidikan latihan dasar (diksar) resimen mahasiswa (Menwa), Minggu, (24/10/2021).

Diksar tersebut dilaksanakan di pinggir Sungai Bengawan Solo dan diikuti 12 mahasiswa. Di tengah rangkaian diksar yang rencananya berlangsung dari 23 hingga 31 Oktober 2021 itu, korban merasakan sakit dan tidak lama kemudian meninggal dunia.

Menurut Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Sutanto, diklat dapat disesuaikan jikalau memang yang bersangkutan benar-benar tidak kuat.

-Advertisement-

Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Ditemukan di Dua Sekolah di Solo

“Informasi awal itu dari pihak komandan batalion di sini ya, komandan menwa, komandan provost mengatakan memang yang bersangkutan tidak ada gejala-gejala kesehatan khusus gitu. Hanya kakinya keram kemudian ada yang mendampingi, kemudian ya sudah di dampingi secara khusus,” bebernya, Senin (25/10/2021).

Saat keram itu, Gilang kemudian dibawa ke rumah sakit Moewardi dan kemudian dinyatakan meninggal. Namun Sutanto belum mengetahui secara pasti apa penyebab Gilang meninggal dunia.

“Penyebabnya apa itu yang kita belum tahu, makanya kita sama-sama menunggu biar ketemu jawabannya yang pasti. Sejak semalam Pak Tomi (Kabiro Kemahasiswaan), pembina Menwa dan beberapa perwakilan dari UNS menunggu di rumah sakit bersama keluarga Gilang. Keluarga mengizinkan untuk dilakukan otopsi,” kata Sutanto.

Baca juga: Polresta Solo Terima 17 Laporan Intimidasi Pinjol Ilegal, Ancamannya dari Pornografi hingga Psikis

Sutanto menambahkan, melalui hasil otopsi akan lebih menjelaskan penyebab meninggalnya mahasiswa asal Dayu, Karangpandan, Karanganyar itu. Saat ini, empat hingga lima panitia telah diperiksa oleh polisi.

“Kegiatan ini baru sekali ini selama pandemi. Sebelumnya kegiatan juga selalu diadakan di UNS. Dengan kejadian ini Diksar Menwa yang harusnya selesai 31 Oktober nanti langsung kami hentikan,” tegasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER