31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Kenalan dengan Septi, Ibu Rumah Tangga yang Punya Omzet Jutaan dari Jual Donat

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat sedang menuangkan minyak goreng ke dalam wajan penggorengan. Kemudian setelah dirasa panas, ia pun memasukkan satu per satu adonan bulat berwarna putih. Ia adalah Septi Hartati (40) Penjual Donat Karakter.

Ditemui di kediamannya, di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, perempuan yang kerap disapa Septi itu bersedia menjelaskan usaha donat karakter yang sudah ia geluti selama 2 tahun.

Donat Karakter yang dijaul Septi. Foto: Kartika Wulandari

Sembari membolak-balikan donat yang tengah digoreng, Septi menjelaskan, bisnis donat ini bukanlah bisnis utamanya. Meski bukan usaha utama, donat karakternya sangat diminati oleh anak-anak.

-Advertisement-

“Jadi donat karakter ini adalah salah satu menu bisnis saya, karena bisnis utama saya adalah bolu tetes,” jelasnya, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Donat Karakter Lucu yang Digemari Anak-Anak di Kudus

Karakter yang sering Septi buat antaranya, hello kitty, doraemon, supermen, emoji, gambar bunga, dan masih banyak lainnya.

“Selain karakter kartun, saya juga menerima pesanan donat ucapan ulang tahun,” ujar Septi.

Untuk penjualannya, saat ini ia hanya bisa melayani sekitar Kudus saja. Karena donat buatannya tidak menggunakan bahan pengawet, jadi tidak bisa tahan lama. Ia juga membuka reseller untuk memasarkan donatnya. Biasanya, para reseller itu lebih banyak mengambil donat dengan toping meses yang dijual ke warung-warung.

“Kalau donat karakter per kotaknya mulai Rp 12 ribu isi 6 dan Rp 25 ribu isi 12. Kalau donat meses saya jual satuan dengan harga Rp 1.500 dari saya,” bebernya.

Baca juga: Kisah Vera, Ibu Rumah Tangga yang Raup Omzet Jutaan dari Bisnis Rumahan

Setiap bulannya, Septi bisa mengantongi omzet hingga Rp 3 juta dari hasil jualan donat karakter dan donat meses.

“Karena PPKM sekarang saya hanya bisa menjual 10 kotak setiap hari. Dulu sebelum PPKM satu hari bisa sampai 200 kotak,” pungkas Septi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER