Kios di Taman Bojana Banyak yang Disewakan Lagi, Harganya Melonjak Tiga Kali Lipat

BETANEWS.ID, KUDUS – Kios di Taman Bojana Kudus ternyata banyak yang disewakan ke pihak ketiga. Harga sewanya pun dikatrol jadi Rp 16 juta setahun. Harga tersebut lebih mahal hampir tiga kali lipat, jika dibanding harga sewa langsung ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang hanya Rp 6 juta setahun.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kudus Sudiharti mengungkapkan, di Taman Bojana Kudus itu ada 117 kios. Dari jumlah tersebut tuturnya, lebih dari 50 persennya sudah dialih tangankan atau disewakan ke pihak ketiga. Artinya lebih dari separuh yang jualan di kios Taman Bojana Kudus sewanya bukan sama Pemkab Kudus.

Baca juga : Belum Ada Investor, Rencana Pembangunan Taman Bojana Belum Jelas

-Advertisement-

“Padahal memindah tangankan atau menyewakan lagi kios di Taman Bojana Kudus itu tidak diperbolehkan. Hal tersebut melanggar perjanjian,” ujar Sudiharti kepada Betanews.id, beberapa hari yang lalu.

Sudiharti mengungkapkan, status kios di Taman Bojana Kudus sekarang bukanlah hak guna bangunan (HGB). Status tersebut kata dia, sudah berakhir pada tahun 2012. Sehingga sejak tahun tersebut, status kios di Taman Bojana Kudus adalah sewa.

Dalam aturan sewa tersebut, para penyewa tidak boleh mengalihkan atau menyewakan kepada pihak lain, tanpa seizin pihak pertama (Dinas Perdagangan Kudus).

“Sebab, itu ada sanksinya. Kalau kios disewakan lagi tanpa seizin Dinas Perdagangan Kudus maka kios bisa ditutup,” tandasnya.

Dia menuturkan, bahwa bangunan Taman Bojana Kudus saat ini sudah sangat tidak layak. Sehingga Pemkab Kudus berencana membangun pusat jajanan selera rakyat tersebut. Jika nanti jadi dibangun, maka para pedagang di Taman Bojana Kudus akan direlokasi untuk sementara.

Oleh sebab itu, pihaknya pun akan mengakomodir para pedagang yang sewanya langsung sama Pemkab Kudus. Saat ini, tuturnya, penyewa kios Taman Bojana yang langsung sama Pemkab Kudus itu mereka yang jualan makanan.

“Kalau yang jualan lainnya saya tidak tahu. Mereka beli dari siapa, sewa sama siapa, kami tidak tahu. Balik nama juga tidak ada. Pokoknya, nanti yang kami akomodir ya yang surat sewanya atas nama mereka,” ungkapnya.

Lucunya lagi, lanjut Sudiharti, para pihak ketiga yang sewa kios itu, di masa pandemi ini mereka datang ke Disdag Kudus minta keringanan biaya sewa. Sedangkan selama ini mereka bayar sewanya tidak sama Pemkab Kudus.

Baca juga : Pedagang Taman Bojana Emoh Direlokasi ke Lantai 3 Pasar Kliwon Kudus

“Ini kan lucu, bayar tidak, tapi minta keringanan. Kalau yang sewa langsung sama pemkab tetap kami beri keringanan. Kami juga tahu kok susahnya cari duit di masa pandemi,” imbuhnya.

Dia mengatakan, padahal kalau sewa kios sama Pemkab Kudus harganya jauh lebih murah dibandingkan sewa kepada orang lain. Harga sewa kios di Taman Bojana langsung sama Pemkab Kudus harganya hanya Rp 6 juta setahun. Sedangkan sewa dengan orang lain harganya sampau Rp 16 juta setahun. “Tapi mereka ya mau saja,” tutup Sudiharti.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER