BETANEWS.ID, SEMARANG – Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, penjualan hewan kurban di Kota Semarang masih sepi. Para pedagang mengeluh, penjualan tahun ini lebih sepi dibanding tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19, disebut menjadi salah satu penyebabnya.
Agung Suhendro, penjual hewan kurban mengatakan, meski saat ini penjualan masih sepi, namun beberapa pembeli sudah ada yang mampir ke tempat jualannya yang berada di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang. Dirinya pun mengatakan, jika penjualan mengalami penurunan hingga 50 persen dibanding sebelum pandemi.
“Sudah ada beberapa warga yang datang. beberapa ada yang melihat dan juga membeli,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Rabu (7/7/2021).
Baca juga : Kasus Covid-19 di Semarang Tinggi, Empon-empon Jadi Buruan Warga
Pembeli yang datang didominasi dari kalangan keluarga dan juga panitia kurban. Karena ada larangan masjid menyelenggarakan Salat Idul Adha selama PPKM, beberapa pelanggan yang berasal dari takmir masjid belum ada yang pesan.
“Penurunannya drastis, beberapa masjid mengikuti aturan pemerintah yang meniadakan Salat Idul Adha di masjid,” ujarnya.
Sebelum pandemi, kata Agung, biasanya H-10 pembeli hewan kurban jenis sapi sudah banyak yang berdatangan ke tempat jualannya. Sedangkan untuk pembeli kambing biasanya datang ketika H-5.
“Namun karena pandemi saat ini banyak warga yang tak berani datang langsung,” katanya.
Meski begitu, dia memberi alternatif, jika warga takut datang ke lokasi jualan. Hewan kurban yang dia jual juga bisa dilihat dan dipesan melalui aplikasi online seperti WhatsApp, Instagram dan Facebook.
“Jadi nanti kita bisa kasih lihat fotonya pada pelanggan melalui aplikasi tersebut,” paparnya.
Baca juga : Sembako Bakal Kena PPN, Pedagang : ‘Tak Ada Pajak Aja Sulit, Apalagi Dikenakan Pajak’
Untuk hewan kurban tahun ini, dia menyediakan sebanyak 22 ekor sapi dan sebanyak 95 ekor kambing. Untuk harganya juga berbeda-beda. Untuk kambing harganya mulai dari Rp 2,6 juta hingga Rp 4,6 juta.
“Kalau sapi mulai Rp 18 juta hiingga Rp 28 juta, namun jika ada pembeli yang order dengan harga lebih kita juga siap,” imbunya.
Editor : Kholistiono

