BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat sedang memasukan satu persatu bahan kedalam mesin mixer berukuran kecil. Setelah semua bahan dimasukan, dan digiling beberapa menit, bahan tersebut akhirnya tercampur menjadi satu, dan menjasi sebuah adonan berwarna putih. Perempuan itu adalah Anisa Wati, pemilik Frozen Food Numa.
Ditemui di kediamannya di Perumahan Graha Kastara, Desa Karang Malang, Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus, Anisa sudi berbagi cerita tentang bisnis yang ia jalani saat ini.
Dia mengaku sudah menggeluti bisnis rumahan sejak setahun lebih yang lalu. Bisnis yang ia jalani yaitu, membuat aneka makanan yang dibekukan. Anisa memproduksi berbagai makanan, di antaranya olahan ayam dan beberapa camilan.
Baca juga: Mantau, Makanan Khas Balikpapan yang Kini Sudah Tersedia di Kudus
Bisnis itu dijalani berawal dari keresahannya karena pandemi. Anisa dan keluarga membatasi diri untuk keluar rumah membeli makanan dan masakan dari luar. Selain itu, dirinya yang sering pergi keluar kota, harus menyiapkan makanan yang aman untuk empat anaknya di rumah.
“Kebetulan saya bukan asli Kudus, di sini saya hanya menemani anak saya yang sedang sekolah, jadi saya sering bolak-balik Kudus Balikpapan. Awalnya hanya untuk kebutuhan pribadi saja untuk dimakan sendiri. Tetapi akhirnya saya coba iseng untuk jual, eh alhamdulillah respon pasar baik,” tambahnya.
Anisa menjelaskan, ia membuat 10 macam olahan frozen food. Olahan itu di antaranya chicken katsu, chicken karage, chicken strips, chicken popcorn, dimsum, chicken nuget, shrimp rool, ebifurai, gyoza, dan mantau.
“” Sebenarnya ada 12, tetapi sekarang saya lebih sering membuat olahan yang sering dibeli saja, kalau sekarang kira kira ada 10 olahan. Untuk harganya saya banderol harga mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 36 ribu,” jelasnya.
Frozen food yang dia produksi, dikatakan Anisa, diolah sendiri. Dia berani memastikan olahan buatannya terbuat dari bahan yang berkualitas, higenis, dan pasti rasanya enak.
Baca juga: Makaroni Ngosos, Camilannya Bagi Pecinta Pedas
Untuk penjualan, Anisa memasarkan produknya melalui Instagram di akun @Frozenfoodnuma, WhatsApp 085888588542, Grabfood dan Gofood frozenfoodnuma.
Kini setelah satu tahun lebih menjalani bisnis rumahan, Anisa mengaku bisa mengantongi omzet sebesar Rp 2 juta hingga Rp 4 juta setiap bulanya.
“Setiap bulan alhamdulillah bisa menjual 100 sampai 150 kotak frozen food,” tambahnya.
Dirinya juga mengatakan, bisnis sampingan yang ia jalani sangat menguntungkan, karena dirinya bisa menghasilkan uang dan masih bisa menajdi ibu rumah tangga.
Editor: Suwoko

