BETANEWS.ID, KUDUS – Ribuan bonsai taman tampak terjajar di tepi Jalan Raya Lingkar Utara, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di antara ribuan bonsai tersebut, seorang pria mengenakan kaus oblong warna biru sedang merapikan daun pada salah satu tanaman bonsai taman. Pria tersebut yakni Kuswanto (46) pemilik Warung Tanaman Gondosari.
Di sela aktivitasnya tersebut, pria yang akrab disapa Wandud itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia menuturkan, mulai berkecimpung di dunia bonsai taman sejak 2017 karena suka dan hobi. Sebelumnya, ia mengaku bekerja jadi kuli bangunan, bahkan kerjaan tersebut ia tekuni sangat lama.
“Sebelumnya saya kuli bangunan. Merantau dari kota satu ke kota lainnya. Kerjaan tersebut saya jalani cukup lama. Hingga kemudian saya pun memutuskan untuk berjualan tanaman hias, khususnya bonsai taman,” ujar Wandud kepada Betanews.id, Jumat (7/5/2021).
Baca juga: Dirumahkan Saat Pandemi, Dani Temukan Ide Bisnis Pot Bonsai yang Kini Banyak Peminat
Wandud mengungkapkan, sejak dulu memang suka dengan tanaman. Dari hobi tersebut, setiap ketemu penjual tanaman di kota tempatnya bekerja selalu tanya-tanya tentang perkembangan tanaman hias, khususnya bonsai taman. Hingga sudah saat ada modal, ia pun nekat untuk memulai berjualan bonsai taman.
Awal berjualan, tambah Wandud, mulanya ia membeli tanaman bonsai dari orang lain. Di sela-sela itu ia pun mulai belajar membuat atau nyambung bonsai taman sendiri. Hingga setahun berjalan bonsai taman hasil karyanya laku dijual. Pilihannya itu agar dapat untung lebih.
“Kalau kulakan dari orang lain, untungnya sedikit. Berbeda kalau nyambung bonsai sendiri untungnya banyak, harganya juga bisa bersaing,” bebernya.
Dia mengatakan, untuk merintis usaha tanaman bonsai taman, ia harus menyewa lahan seluas 1 hektare. Lahan tersebut untuk memajang ribuan bonsai taman yang dia punya. Di antaranya, bonsai mantaos anting putri, bonsai serut, kawis batu, bonsai asem, beringin dolar, bonsai Santigi, cemoro udang, beringin kimeng, dan lain sebagainya.
Baca juga: Sering Kewalahan dan Sehari Laku Puluhan, Sam Ingin Bonsai Kelapanya Go International
“Harga-harga bonsai di Warung Tanaman Gondosari bervariasi, mulai Rp 20 ribu sampai Rp 5 juta. Tergantung karakter, besar kecil bentuknya,” jelas Wandud.
Dia bersyukur, usaha yang dirintisnya kini sudah terlihat hasilnya. Meski pernah ada kendala, tapi sekarang sudah mulai teratasi. Pelanggan juga sudah banyak. Dia berharap usahanya selalu lancar, serta banyak yang membeli bonsai taman.
“Semoga saja usaha yang saya beri nama Warung Tanaman Gondosari selalu lancar dan laris. Selain jual bonsai taman saya juga menyediakan aneka tanaman hias lainnya,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

