Manisnya Nanas Madu Pemalang dan Enaknya Tape Gembong Ini Jadi Buruan Warga

BETANEWS.ID, KUDUS – Mobil pick up berwarna merah terlihat terparkir di tepi Jalan Jendral Sudirman, di Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di atas mobil itu tampak nanas madu dan tape disusun berjajar. Sedangkan seorang pria terlihat sedang mengupas nanas. Dialah Heri Setiawan (35), penjual buah musiman.

Saat ditemui di sela aktivitasnya, pria yang akrab disapa Heri itu bersedia berbagi informasi tentang dagangan yang dijualnya tersebut. Dia mengatakan, jika sudah lebih tiga bulan menjual nanas madu dan tape mentega.

Heri sedang melayani pembeli. Foto: Kaerul Umam

Baca juga : Baru Dua Pekan Produksi, Manisan Nanas Buatan Yanti Ramai Diburu Pembeli

-Advertisement-

Ia katakan, jika dirinya merupakan penjual buah musiman, dan saat ini ia menjual nanas madu. Menurutnya, menjual nanas madu di musim panas seperti sekarang ini banyak peminatnya.

“Biasanya, seperti pengalaman saya yang berjualan sejak 2017 sebagai penjual buah musiman, pada musim panas seperti ini, nanas madu banyak dicari pembeli. Itu alasan saya memilih menjual nanas madu dibandingkan buah lain untuk sekarang ini,” beber Heri kepada betanews.id, Jumat (7/5/2021).

Untuk peminatnya, menurutnya dari semua kalangan. Baik mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dalam sehari, ia bisa menjual nanas madu kurang lebih sebanyak 40 buah.

Dalam hal ini, dia menyediakan nanas madu yang sudah dikupas maupun yang belum dikupas. Untuk yang sudah dikupas, tersedia dua macam, yakni yang masih utuh dan juga dipotong-potong.

Baca juga : Tape Singkong Mak Jumi, Tape Legendaris Asal Gembong Pati

“Nanas madu ini saya jual per biji alias tidak sistem timbang. Satunya, nanas madu utuh yang saya jual ini Rp 15 ribu, baik sudah dikupas maupun tidak dikupas. Sedangkan, untuk nanas yang dikupas dan dipotong-potong Rp 10 ribu,” rincinya.

Dia menyebutkan, nanas madu yang dijualnya tersebut diambil dari Pemalang dan daerah penghasil nanas madu lainnya. Dalam seminggu, ia paling tidak mengambil dua kali. Untuk sekali pengambilan sekitar 200 buah.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER