Belajar Membatik Sampai Mahir di Tere Batik Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Balai Diklat Industri Jakarta menggandeng Tere Batik Kudus untuk mengadakan pelatihan membatik. Bertempat di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Kudus, acara yang diikuti oleh 100 peserta itu akan berlangsung selama 18 hari sampai 7 Mei 2021.

Owner Tere Batik, Teresia Leony menjelaskan, selain untuk melestarikan batik tulis di Kudus, dengan acaranya ini pula diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja baru. Pelatihan ini difokuskan kepada masyarakat sekitar butiknya yang beralamat di Desa Gondang Manis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Peserta kelas membatik di Tere Batik sedang belajar menggunakan canting. Foto: Nila Rustiyani.

“Tapi ada juga yang dari daerah Kota, Rejosari, pokoknya di seputar Kudus,” ungkapnya, Senin (19/4/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Tere Batik, Usung Motif Ikon Kudus dan Kearifan Lokal dengan Warna Ceria

Menurutnya, syarat mengikuti pelatihan ini adalah orang-orang yang benar-benar tertarik dengan membatik. Pihaknya juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dipungut biaya.

“Semuanya dibiayai oleh Balai Diklat Industri Jakarta. Syarat mengikuti acara ini adalah mereka yang ingin ikut andil dalam pelestarian budaya. Kami betul-betul mencari yang tertarik,” paparnya.

Dalam membatik, Teresia menjelaskan ada banyak proses yang perlu dipelajari. Mulai dari menciptakan ide dan imajinasi, menggambar pola di kain mori putih, dijiplak, lalu ditebali dengan malam menggunakan canting.

Selepas itu, akan dilanjutkan dengan dipopok (ditembel), pewarnaan, hingga pelorotan yang dimaksudkan untuk menghilangkan malam batik.

“Dari acara ini juga, saya berharap mereka bisa bekerjasama dengan saya. Karena proses membatik itu banyak, kalau kerja tim kan lebih bagus hasilnya. Ada ahlinya sendiri-sendiri dalam setiap proses,” jelasnya.

Baca juga: Wisata Sambil Belajar Membatik di Pati, Ini Tempatnya

salah satu peserta pelatihan membatik, Silvia Rahma Amalia merasa tertantang untuk belajar membatik. Perempuan berusia 17 tahun ini ingin mengembangkan keahliannya dalam menggambar yang juga menjadi jurusannya di sekolah.

“Kebetulan di sekolah saya belajar desain grafis. Ya ikut acara ini saya ingin mengambangkan keahlian saya dalam menggambar. Ada tantangannya sendiri dalam membatik, harus bisa lebih sabar dan telaten. Beda saat menggambar di komputer,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER