31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Siswa SMK Wisudha Karya Ini Diterima Kerja dengan Gaji Rp 10 Juta Meski Belum Terima Ijazah

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria mengenakan wearpack berwarna putih terlihat di ruang praktik Pelayaran Teknika Kapal Niaga SMK Wisudha Karya Kudus. Dia adalah Yoga Alga Dinata (20), alumni angkatan kedua Jurusan Pelayaran. Meski belum terima ijazah, dia sudah diterima kerja dengan gaji hingga Rp 10 juta.

Sambil menjelaskan berbagai peralatan di ruangan tersebut, Yoga sudi berbagi cerita kepada Betanews.id, tentang pengalamannya bersekolah di Jurusan Pelayaran SMK Wisudha Karya hingga mendapat pekerjaan.

Yoga, begitu dirinya akrab disapa, mengaku awalnya tidak punya tujuan sekolah tertentu setelah lulus sekolah menengah pertama (SMP). Dia berkeliling Kudus untuk mendapat brosur dari berbagai sekolah, sebelum menentukan pilihan. Setelah mendapat sejumlah brosur sekolah, dirinya langsung tertarik saat tahu di SMK Wisudha Karya yang memiliki jurusan pelayaran.

-Advertisement-

“Awalnya saya bingung mau sekolah di mana. Cita-cita mau jadi apa juga bingung. Tapi setelah dapat brosur Wisudha Karya ada jurusan pelayaran, saya tertarik. Beruntung saya bisa sekolah di sini, jadi punya masa depan,” tutur Yoga saat ditemui beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kisah Sukses Rendhy, Alumni Pelayaran SMK Wisudha Karya Yang Sudah Gapai Mimpinya

Yoga menjelaskan, dia adalah angkatan kedua Jurusan Pelayaran yang lulus di tahun 2020. Angkatannya saat itu ada 80 siswa, sebanyak 20 siswa di antaranya sudah mendapat kerja. Sedangkan angkatan pertama, atau satu angkatan di atasnya sudah bekerja semua.

Alhamdulillah saya sudah mendapat panggilan, padahal belum menerima ijazah. Ini juga masih ada teman-teman yang belum kerja, tapi nanti juga dapat dipanggilan karena SMK Pelayaran di sini sudah punya MOU dengan lima perusahaan, jadi tinggal menunggu saja,” tambahnya.

Yoga sudah mendapat panggilan pekerjaan dari PT Maritim Barito Perkasa (MBP) sebagai engineer junior. Dia akan menjadi asisten engineer yang bertugas mengecek mesin kapal.

“Biasanya yang harus rutin dicek itu oli, sounding dan bahan bakar jangan sampai kehabisan. Saya juga sudah punya pengalaman berlayar selama satu tahun jalur Lombok-Bali. Sekolah di sini sudah lengkap lah, dari fasilitas hingga pengalaman. Kerja juga sudah dicarikan,” kata warga Desa Piji, RT 01 RW 09, Dawe, Kudus itu.

Baca juga: Siswa SMK Wisudha Karya Kudus Juarai LKS Tingkat Nasional

Anak pertama dari dua bersaudara itu akan berangkat ke Banjarmasin untuk mulai bekerja di Kalimantan, akhir bulan Maret 2021. Untuk urusan pekerjaan dia tidak merasa khawatir, karena selama di SMK Wisudha Karya sudah diajarkan banyak hal.

“Saya tidak khawatir urusan pekerjaan, paling nanti cuma butuh penyesuaian dengan lingkungan yang baru saja. Di sini sudah diajarkan semua, termasuk jiwa korsa. Jadi saya sudah sangat siap bekerja,” tegasnya, Sabtu (6/3/2021).

Dari informasi yang Yoga dapat dari temannya, dia akan mendapat gaji bersih sekitar Rp 6 juta hingga 10 juta. Dia berencana akan menabung untuk membangun rumah dan melanjutkan sekolah setelah memiliki dua tahun pengalaman berlayar.

“Yang pertama saya ingin membahagiakan orang tua terlebih dahulu. Target dua tahun bisa membangun rumah dan punya tabungan untuk melanjutkan sekolah. Kata teman saya gaji bersih sekitar Rp 6 juta hingga Rp 10 juta. Tapi nanti saya akan berhemat, targetnya sebulan bisa menabung Rp 10 juta,” terangnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER