BETANEWS.ID, KUDUS – Vaksinasi Tahap Kedua termin pertama sudah dimulai sejak Selasa (24/2/2021) kemarin. Di hari ketiga vaksinasi, tepatnya Kamis (26/2/2021), para wartawan Kudus mendapatkan jatah vaksinasi. Tercatat, ada 31 wartawan yang mengikuti vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di gedung lama Disdukcapil Kudus kompleks Pendapa Kabupaten Kudus. Untuk vaksinator kali ini berasal dari tim 2 RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dibantu tim dari Klinik Masitoh.
Koordinator Vaksinasi Suryati menjelaskan, vaksinasi hari ini diikuti beberapa unsur pelayanan masyarakat, yakni dari Bappeda, Dinas Kearsipan, Dinas Perhubungan, dan tentunya para wartawan di Kudus. Total keseluruhan, kata Suryati, sekitar 220 orang.

“Hari ini dari Bappeda ada 40 orang, Dinas Kearsipan ada 40 orang, wartawan yang awalnya 26 terus ada tambahan 5 jadi 31 orang dan Dishub ada 65 orang, ” jelas Suryati, Jumat (26/2/2021).
Baca juga: 38 Orang Tak Datang Saat Vaksinasi Covid-19 di DPRD Kudus
Suryati juga menambahkan, hari ini ada tambahan 16 peserta vaksinasi, yaitu mereka yang sebelumnya ditunda vaksin karena flu dan tekanan darahnya tinggi di dua hari sebelumnya.
Pihaknya juga menyebut, untuk target hari ini, semuanya diharapkan bisa selesai divaksin. Namun apabila ada yang sakit flu, diberi kesempatan hingga besok untuk melakukan vaksinasi.
“Vaksinasi hari ini semuanya lancar, tidak ada yang KIPI. Mungkin tadi ada yang pusing, itu karena lapar katanya. Dan hari ini pun tidak ada yang tunda, ” ungkap Suryati kepada betanews.id.
Salah satu wartawan, Dahyal Akbar mengaku sedikit takut saat akan divaksin. Namun, karena vaksinasi adalah sebuah kewajiban bagi dirinya yang notabenenya selalu bekerja di lapangan dan bertemu banyak orang, mau tidak mau ia menguatkan diri untuk divaksin.
Baca juga: Vaksinasi Tahap Kedua di Kudus Akan Sasar Pekerja Publik, Ini Daftarnya
“Hari ini temen-temen media Kudus sudah divaksin. Harapannya ke depan, temen-temen bisa sehat. Karena kita selalu kerja di lapangan, ketemu banyak orang. Ketika kita divaksin itu, ketahanan tubuh kita bisa lebih kuat,” katanya selepas divaksin.
Tak beda jauh, Yuliadi Muhammad wartawan di salah satu media online Kudus juga merasa lebih percaya diri setelah divaksin. Dengan vaksin ini, menjadi bekal untuk imunitas tubuhnya dan para rekan wartawan lainnya.
“Setelah divaksin kita ada perasaan percaya diri dalam melakukan peliputan. Karena vaksin jadi bekal kami untuk imunitas tubuh, untuk ke depannya agar kami lebih nyaman (saat bekerja). Untuk vaksin ke dua nanti, saya siap, ” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

