38 Orang Tak Datang Saat Vaksinasi Covid-19 di DPRD Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus menjalani vaksinasi Covid-19 di Gedung DPRD Kudus, Rabu (24/2/2021). Dari 136 anggota yang dijadwalkan menerima vaksin, hanya 88 orang yang mengikuti, 9 orang ditunda, dan 39 tidak datang.

Vaksinator di DPRD Kudus, Indah Rosiana mengatakan, penyebab penundaan vaksinasi kepada sembilan orang itu karena beberapa hal, ada yang punya penyakit diabetes, dan sebagian lain hipertensi. Sedangkan untuk 39 orang yang tidak datang, Indah tidak tahu pasti penyebabnya.

“Hari ini ada 88 orang yang divaksin, 9 orang ditunda, dan sisanya tidak datang. Untuk yang tidak datang saya tidak tahu kenapa. Mungkin nanti akan dijadwalkan lagi oleh DKK atau seperti apa, kami hanya mengikuti jadwal yang dibuat oleh DKK, ” jelas wanita yang menjabat Person in Charge (PIC) RS Aisyiyah Kudus itu.

-Advertisement-

Baca juga: Vaksinasi 854 Anggota Polres Kudus Ditargetkan Selesai Jumat Pekan Ini

Vaksinasi DPRD kali ini, jelas Indah, dibagi menjadi dua batch atau dua tim. Dari 136 anggota DPRD, yang teregistrasi di sistem hanya beberapa. Oleh karena itu, pihaknya melakukan registrasi secara manual di meja kelima. Di mana biasanya hanya tersedia empat meja saat proses vaksinasi. Yakni meja pendaftaran, skrining, vaksinasi, dan observasi.

“Data yang masuk ada 136 orang. Cuma ada juga yang belum terdaftar. Yang belum terdaftar dilayani di meja 5, untuk diregistrasi, ” ungkap Indah.

Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Kudus, Aris Suliyono mengaku mengalami sedikit kendala saat melakukan vaksinasi.

“Ternyata tadi waktu daftar, di data belum masuk, kemudian daftar manual menggunakan KTP, ” kata anggota Fraksi PDIP itu.

Baca juga: Cek Vaksinasi Anggota Polri, Ganjar : ‘Anggota Polri Kuat-kuat Ya’

Ia juga mengungkapkan rasa senangnya bisa divaksin. Ia menyebut dengan vaksinasi ini pihaknya bisa lebih tenang dibandingkan sebelumnya. Aris juga menceritakan, bahwa tidak ada gejala apapun yang ia rasa setelah divaksin. “Tidak ada gejala apapun, semuanya aman,” katanya.

Namun, kata Aris, pihaknya masih harus menunggu 14 hari lagi untuk dilakukan vaksinasi termin kedua, demi ketahanan imun yang lebih maksimal.

“Semoga masyarakat bisa sadar bahwa vaksin itu sangat penting untuk menjaga ketahanan imun tubuh dari virus Covid-19,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER