31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Desanya Jadi Langganan Banjir, Kades Setrokalangan Berharap Pemkab Bangun Embung

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tengah kebanjiran beberapa warga terlihat mengungsikan barang – barang berharganya. Serta ada juga yang sedang memindahkan perangkat elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Beberapa anak – anak juga terlihat bermain air. Sedangkan para relawan sibuk mengevakuasi warga yang akan menyeberang. Lokasi tersebut adalah Desa Setrokalangan, desa langganan banjir tiap tahun.

Ditemui di balai desa, Kepala Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus yakni Didik Handono menuturkan, hampir tiap tahun desa yang dipimpinnya tersebut pasti mengalami musibah banjir. Bahkan dalam satu tahun, banjir bisa melanda beberapa kali. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah Kabupaten Kudus bertindak untuk menanggulangi banjir yang terjadi di desanya tersebut.

Warga menggunakan rakit dari gedebok pisang untuk menyeberang. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Sungai Wulan Meluap, Delapan Desa di Kudus Kebanjiran

-Advertisement-

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Kudus ada tindakan untuk menanggulangi banjir di desa kami. Harapan saya dibuatkan embung sebagai pengendali banjir,” ujar pria yang akrab disapa Didik kepada Betanews.id, Senin (1/1/2021).

Dia mengatakan, selain embung dia juga berharap akses jalan ke Dukuh Karangturi, Setrokalangan agar dibangun lebih tinggi dan lebih lebar. Selama ini dukuh bercacah jiwa sekitar 1152 itu memang tidak kebanjiran. Namun, setiap curah hujan tinggi, dan Sungai Wulan meluap akses jalannya terputus akibat kebanjiran, yang mengakibatkan dukuh tersebut terisolir.

“Dengan adanya embung dan jalan akses jalan ke Dukuh Karangturi, saya yakin masalah banjir di desa kami bisa teratasi. Tidak hanya di Desa Setrokalangan saja, tapi juga beberapa desa di Kaliwungu, Kudus,” tandasnya.

Baca juga : Dukuh Karangturi Kudus Terisolir Akibat Banjir, Relawan Bikin Rakit untuk Seberangkan Warga

Ditemui terpisah, Camat Kaliwungu yakni Satria Agus Himawan menuturkan hal senada. Untuk menanggulangi banjir di wilayah Kecamatan Kaliwungu sebenarnya ada beberapa cara. Selain normalisasi sungai yang jadi kewenangan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), bisa juga dengan dibangun embung atau bendungan kecil.

“Dengan adanya embung, luapan Sungai Wulan bisa ditampung di embung tersebut. Begitu juga dengan curah hujan tinggi atau pun kiriman air dari atas juga bisa dialirkan ke embung. Sehingga area persawahan dan pemukiman warga aman dari banjir. Selain itu, air yang ada di embung juga bisa dimanfaatkan untuk irigasi sawah saat musim kemarau,” tutup pria yang akrab disapa Satria tersebut.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER