BETANEWS.ID, KUDUS – Air banjir tampak terlihat meggenangi wilayah di sepanjang Jalan Lingkar Barat Kudus. Beberapa relawan terlihat sibuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir. Sedangkan di tepi jalan, samping masjid di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus disiapkan dapur umum. Banjir yang terjadi itu setidaknya menggenangi lima desa yang ada di Kecamatan Kaliwungu.
Ditemui di dapur umum, Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan menuturkan, banjir terjadi sejak Sabtu (31/1/2021). Banjir diakibatkan Sungai Wulan yang meluap. Menurutnya, setiap debit air di Sungai Wulan lebih dari 800 meter3 per detik, air Sungai Wulan di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati pasti melimpas. Akibat dari limpasan tersebut, banjir menggenangi beberapa desa di Kecamatan Kaliwungu.

Baca juga : Dukuh Karangturi Kudus Terisolir Akibat Banjir, Relawan Bikin Rakit untuk Seberangkan Warga
“Limpasan air di Sungai Wulan otomatis ke Sungai Wulan Hilir (SWD 1) yang berada di Dukuh Goleng ke Desa Desa Blimbing Kidul. Karena debit air yang tinggi, sehingga air pun meluap dan membanjiri beberapa desa yang dilintasi SWD 1. Total ada lima desa di Kecamatan Kaliwungu yang terdampak banjir,” ujar pria yang akrab disapa Satria kepada Betanews.id, Senin (1/2/2021).
Dia pun kemudian merinci desa mana saja yang terdampak banjir. Antara lain, Desa Banget, Desa Garung Kidul, Desa Blimbing, Desa Kedungdowo dan Desa Setrokalangan, dengan ketinggian banjir antara 30 sentimeter hingga satu meter. Sedangkan jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kaliwungu ada sekitar 3 ribu jiwa.
“Saat ini ada beberapa warga yang sudah mengungsi. Namun, mereka kebanyakan memilih mengungsi ke tempat kerabatnya atau tetangga yang tidak kebanjiran. Meski begitu kami tetap menyiapkan tempat pengungsian. Di Kaliwungu sendiri ada tiga tempat pengungsian dan satu dapur umum,” bebernya.
Ditemui di lokasi yang sama Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus, Budi Waluyo mengatakan, banjir yang melanda di Kudus saat ini merendam tiga kecamatan di Kudus. Selain di Kecamatan Kaliwungu, juga Kecamatan Jati dan Kecamatan Undaan. Di Kecamatan Jati ada dua desa yakni Desa Jati Wetan dan Tanjung Karang. Sedangkan di Kecamatan Undaan yang kebanjiran Desa Karangrowo.
“Berarti total desa di Kudus yang kebanjiran akibat Sungai Wulan meluap saat ini ada delapan desa,” ungkapnya.
Baca juga : Debit Air Sungai Wulan Naik, Warga Dukuh Goleng Siaga Pantau Tanggul
Dia mengatakan, saat ini pihaknya dengan dibantu TNI dan Polri serta tim relawan menerjunkan beberapa perahu karet untuk evakuasi warga. Serta mendirikan tempat pengungsian dan dapur umum. Pihaknya juga secara rutin menyuplai makanan ke warga yang terdampak banjir.
“Kami rutin menyuplai makanan ke warga yang terdampak banjir. Total setiap kirim ada sekitar empat ribu bungkus nasi dan lauknya yang kami antarkan kepada para warga,” katanya.
Editor : Kholistiono

